Truk Crane Terguling di Tebet Jaksel, Lalin Arah Kampung Melayu Padat

kumparan.com
6 jam lalu
Cover Berita

Sebuah truk crane terguling di Jalan K.H. Abdullah Syafei, Tebet, Jakarta Selatan, pada Jumat (13/3) pagi. Insiden ini ramai di media sosial lantaran menyebabkan kepadatan arus lalu lintas sejak pagi hingga siang ini.

Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Mujiyanto, mengonfirmasi peristiwa tersebut bukan merupakan kecelakaan lalu lintas (laka lantas), melainkan kecelakaan kerja. Saat ini penanganan dilakukan oleh Polsek Tebet.

"Itu bukan laka lantas, karena yang nangani Tebet, Polsek Tebet," ujar Mujiyanto saat dikonfirmasi, Jumat (13/3).

Mujiyanto menjelaskan, peristiwa bermula saat crane tersebut tengah beroperasi menurunkan barang. Ketika posisi barang sudah berada di bawah dan operator hendak menggeser alat, truk justru kehilangan keseimbangan hingga ambruk.

"Iya, tadi itu kan lagi ngangkat itu karena barangnya udah sampai bawah. Ada kronologisnya itu, udah ke bawah, begitu mau digoyang geser, eh malah ambruk sama belalainya itu ngeguling ke situ," jelasnya.

Beruntung, badan truk dan bagian belalai crane tidak menutupi seluruh badan jalan sehingga arus kendaraan tidak lumpuh total.

"Untung nggulingnya di trotoar itu. Kalau ngguling ke jalan, nutup itu," lanjut Mujiyanto.

Meski sempat terjadi penyempitan jalur, Mujiyanto memastikan masih ada lajur yang bisa dilalui kendaraan dari arah timur ke barat.

"Dua (jalur) itu di yang arah ke barat," tegasnya.

Arah Kampung Melayu Macet

Terkait kondisi terkini di lapangan, ia mengakui adanya hambatan arus kendaraan, terutama dari arah Kampung Melayu.

Namun, selepas titik kejadian, kondisi lalu lintas terpantau lancar. Petugas kepolisian bersama Dishub pun masih bersiaga di lokasi untuk melakukan pengaturan.

"Ya, ada kepadatan dari arah Kampung Melayu, tapi kalau udah lewat crane itu aman. Petugas masih di lapangan bersama Dishub," katanya.

Proses evakuasi truk crane tersebut dijadwalkan baru akan dilakukan pada sore hari. Hal ini dikarenakan evakuasi memerlukan penanganan dari teknisi ahli.

"Teknisi nanti kalau sore dateng, dicopot, baru digeser itu. Teknisinya kan khusus itu," tutup Mujiyanto.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Alasan KPK Baru Tahan Yaqut: Kami Tidak Ingin Terburu-buru
• 12 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Merah Putih Era 1999 Jadi Inspirasi Desain Jersei Baru Timnas
• 11 jam lalutvrinews.com
thumb
Dishub DKI: Puncak Arus Mudik Lebaran Jakarta Bisa Terjadi Dua Kali
• 23 jam lalusuara.com
thumb
Usai Minta Maaf ke Jokowi, Rismon Sianipar Hari Ini Temui Gibran
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
DLH Pangkalpinang atasi lonjakan sampah saat Ramadhan dengan TPS 3R
• 2 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.