Pertamina Jamin Pasokan BBM di Banten Aman Selama Mudik Lebaran 2026

tvrinews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Nirmala Hanifah

TVRINews, Banten 

Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Banten dalam kondisi aman menjelang arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Hal ini, berdasarkan hasil koordinasi lintas sektoral, diperkirakan sekitar 3,6 juta kendaraan akan melintas di jalur tol menuju wilayah Banten selama periode mudik tahun ini.

Fuel Terminal Manager Tanjung Gerem, Muhammad Sori, mengatakan operasional di Fuel Terminal Tanjung Gerem berjalan normal tanpa kendala berarti. Distribusi BBM ke berbagai SPBU di wilayah Banten juga tetap berjalan lancar meski sempat menghadapi tantangan cuaca.

“Secara operasional saat ini dalam kondisi aman. Mobilisasi distribusi ke seluruh SPBU berjalan lancar dan tidak ada hambatan berarti,” Ungkap Sori dalam keterangannya.

Ia menuturkan, berdasarkan rata-rata konsumsi pada Januari 2026, kebutuhan BBM jenis gasoline seperti Pertalite dan Pertamax diperkirakan mengalami peningkatan selama masa Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (RAFI).

“Permintaan BBM jenis gasoline seperti Pertalite dan Pertamax diperkirakan meningkat hingga 9,6 persen selama masa Satgas Ramadan dan Idul Fitri (RAFI),” jelasnya.

Di sisi lain, konsumsi BBM jenis gasoil diproyeksikan mengalami penurunan sekitar 27,3 persen dibandingkan kondisi normal.

Pertamina juga telah menyiapkan strategi distribusi apabila terjadi lonjakan konsumsi di lapangan dengan menerapkan pola RAE atau Regular, Alternative, Emergency.

“Jika terjadi lonjakan konsumsi di atas rata-rata harian, kami menerapkan pola RAE atau Regular, Alternative, Emergency, dengan pengalihan suplai secara estafet dari Integrated Terminal Jakarta menuju SPBU wilayah Tangerang hingga ke Cikampek dan Balongan,” jelasnya.

Sementara itu, Sales Area Manager Retail Banten, Agung Kaharesa Wijaya, menyebutkan jumlah kendaraan yang diperkirakan melintas di wilayah Banten pada musim mudik tahun ini meningkat dibandingkan periode libur Natal dan Tahun Baru 2025–2026.

Pada periode tersebut, tercatat sekitar 2,9 juta kendaraan melintas. Tahun ini jumlahnya diprediksi bertambah sekitar 700 ribu kendaraan.

“Dari total kendaraan tersebut, sekitar 28,9 persen diprediksi menuju Provinsi Banten. Oleh karena itu, kami melakukan proyeksi kebutuhan BBM dan berkoordinasi dengan tim operasional terminal untuk memastikan pasokan tetap terpenuhi,” ujar Agung.

Guna mendukung kelancaran distribusi energi selama masa mudik, Pertamina menyiagakan sejumlah layanan tambahan. Di antaranya 210 SPBU yang beroperasi 24 jam, 11 mobil tangki yang disiapkan sebagai SPBU kantong, serta layanan motoris BBM di 13 titik strategis yang dapat diakses melalui Call Center 135.

Selain itu, mobil tangki cadangan juga ditempatkan di beberapa titik rawan kepadatan seperti di jalur tol KM 43 dan KM 71, serta kawasan wisata Anyer dan Carita. Tim motoris juga disiagakan di jalur penyeberangan Merak–Cilegon untuk mengantisipasi antrean kendaraan.

Pertamina juga menghadirkan fasilitas tambahan bagi para pemudik melalui layanan Serambi MyPertamina di Rest Area KM 43. Fasilitas ini menyediakan berbagai layanan seperti pemeriksaan kesehatan, pijat, layanan potong rambut, hingga area bermain anak yang dapat dimanfaatkan secara gratis.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB), Susanto August Satria, mengatakan Satgas RAFI telah diaktifkan untuk memastikan distribusi energi tetap berjalan optimal selama Ramadan hingga Idul Fitri.

“Untuk memastikan kelancaran arus mudik tahun ini, khususnya di wilayah Jawa Bagian Barat, Pertamina telah menyiagakan Satgas RAFI. Kami memproyeksikan akan terjadi peningkatan konsumsi BBM, terutama untuk jenis Gasoline sebesar 9,6 persen dari rata-rata harian normal,” ujar Satria.

Selain menjaga ketersediaan stok di SPBU, Pertamina juga menyiapkan layanan tambahan di jalur-jalur yang menjadi titik krusial arus mudik. Armada motoris Pertamina Delivery Service (PDS) turut disiagakan untuk membantu pemudik yang kehabisan BBM di tengah perjalanan.

“Kami juga menempatkan SPBU modular di beberapa rest area yang belum memiliki fasilitas pengisian BBM permanen. Selain itu, kami berkoordinasi dengan kepolisian dan Dinas Perhubungan agar mobil tangki dapat memperoleh prioritas akses jika terjadi kemacetan total di jalur utama mudik,” jelasnya.

Dengan berbagai langkah tersebut, Pertamina memastikan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM selama periode mudik Lebaran.

“Kami mengimbau masyarakat tidak melakukan panic buying karena stok BBM dipastikan aman dan distribusi akan terus kami jaga selama masa mudik dan balik Lebaran,” tutupnya.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Melawi, Kalbar
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
EIGER Paparkan Agenda 2026: Program Lingkungan hingga Kompetisi Panjat Tebing
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
SIM Keliling 13 Maret 2026: Jadwal Layanan di Jakarta, Bekasi, Bogor dan Bandung
• 11 jam laluviva.co.id
thumb
Perputaran Uang Global Rp 40.000 Triliun/Hari, Terbesar Bukan di AS
• 2 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Yaqut Cholil Qoumas Resmi Ditahan, KPK Sita Uang, 4 Mobil hingga Tanah Terkait Haji
• 20 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.