Makassar: PT Angkasa Pura Indonesia Cabang Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar menyiagakan sebanyak 1.300 personel gabungan untuk melayani lonjakan penumpang selama periode Angkutan Lebaran 2026.
General Manager Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Minggus Gandeguai, mengatakan kesiapsiagaan ribuan personel tersebut sebagai bentuk upaya mengantisipasi lonjakan penumpang selama mudik lebaran 2026 dan memastikan seluruh operasional di bandara berjalan dengan aman dan nyaman.
"Kemudian kami menyiapkan personil secara menyeluruh itu hampir 1.300. Mulai dari TNI, Polri, Angkasa Pura, BMKG, kemudian SAR, Jasa Raharja, dari Pemerintah Provinsi pun kami dalam satu kesatuan dalam melaksanakan pelayanan di bandara untuk posko," katanya, di Kota Makassar, Jumat, 13 Maret 2026.
Baca Juga :
Puncak Arus Mudik Pelabuhan Makassar Diprediksi Terjadi H-3 LebaranMinggus mengungkapkan, ribuan personel yang terdiri dari personel internal PT Angkasa Pura Indonesia serta dukungan unsur eksternal dari TNI, Polri, otoritas bandara, maskapai, ground handling, dan instansi terkait lainnya itu akan bertugas mendukung pengawasan operasional penerbangan, pelayanan penumpang, serta pengamanan area bandara selama periode Angkutan Lebaran.
"Kesiapan operasional juga diperkuat melalui optimalisasi fasilitas baik di sisi udara (airside) maupun sisi darat (landside)," ungkapnya.
Pada sisi airside dilakukan pengecekan menyeluruh terhadap runway, taxiway, apron, serta fasilitas keselamatan dan navigasi penerbangan guna memastikan seluruh fasilitas dalam kondisi siap operasi.
Sementara pada sisi landside dilakukan penguatan layanan terminal melalui optimalisasi area check-in, ruang tunggu, area kedatangan, serta pengaturan alur pergerakan penumpang guna menjaga kenyamanan dan kelancaran proses perjalanan di bandara.
"Selain itu, Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran juga akan dioperasikan mulai 13 Maret hingga 30 Maret 2026 akan berfungsi sebagai pusat koordinasi pemantauan operasional penerbangan dan pelayanan penumpang selama periode Lebaran," jelasnya.
Selain kesiapan operasional, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin juga menghadirkan berbagai kegiatan bagi pengguna jasa selama periode Angkutan Lebaran. Sejumlah aktivitas turut dihadirkan di area terminal seperti penambahan area bermain anak, penampilan music performance, parade Lebaran, serta pembagian takjil kepada penumpang selama bulan Ramadan.
Berbagai kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan suasana perjalanan yang lebih nyaman dan menyenangkan bagi para pengguna jasa bandara," ujarnya.
Bandara Internasional Sultan Hasanuddin berkomitmen untuk terus menjaga kelancaran operasional serta memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pengguna jasa selama periode Angkutan Lebaran 2026.
Manajemen bandara juga terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan perjalanan masyarakat selama musim mudik dan arus balik Lebaran dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif.
Suasana di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan. Istimewa. Jumlah Penumpang di Bandara Makassar Diprediksi Naik 5 Persen Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Hasanuddin memprediksi jumlah penumpang selama periode Angkutan Lebaran 2026 mencapai 557.229. Angka itu naik 5 persen jika dibandingkan tahun sebelumnya.
Berdasarkan proyeksi operasional, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin diperkirakan akan melayani sebanyak 557.229 penumpang selama periode Angkutan Lebaran 2026. Perkiraan jumlah penumpang pada periode mudik atau Angkutan Lebaran 2026 ini meningkat sekitar 5,6 persen dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 527.610 penumpang.
"Prediksi peningkatan baik itu pesawat maupun penumpang kami prediksi 5 persen dibanding tahun lalu," ungkap Minggus.
Minggus mengungkapkan, kenaikan jumlah penumpang yang melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin diprediksi meningkat lantaran adanya kebijakan pemerintah terkait penurunan harga tiket pesawat yang mencapai 20 persen.
"Dengan kebijakan pemerintah memberikan diskon tiket yang kami hitung rata-rata per rute itu hampir 18-20% diskon harga tiket dan saat ini untuk beberapa rute sudah habis terjual," ungkapnya.
Terkait untuk rute atau tujuan dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin hampir sama dengan tahun lalu yakni Jakarta, Surabaya, dan Kendari untuk saat ini. Tetapi tiket untuk tujuan pulau Jawa yang lain juga saat ini sudah hampir habis terjual.
"Tetapi untuk tiket yang hampir terjual habis itu adalah rute Jawa, Pulau Jawa; Jakarta, Semarang, Jogja, Surabaya, itu habis," ungkapnya lagi.
Sementara itu, pergerakan pesawat diproyeksikan mencapai 3.954 pergerakan selama periode posko berlangsung. Sebagai upaya untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, Minggus menyampaikan berbagai langkah kesiapan telah dilakukan untuk memastikan operasional bandara selama periode Angkutan Lebaran dapat berjalan dengan lancar.
“Kami juga terus melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak, mulai dari maskapai penerbangan, regulator, hingga seluruh stakeholder di lingkungan bandara guna memastikan seluruh aspek operasional dan pelayanan berjalan optimal,” ujarnya.
Lebih lanjut, Minggus menambahkan Bandara Sultan Hasanuddin juga melakukan berbagai langkah antisipasi terhadap dinamika operasional, termasuk memperhatikan potensi faktor cuaca selama periode perjalanan udara.
“Kami mengimbau kepada para calon penumpang untuk merencanakan perjalanan dengan baik serta datang lebih awal ke bandara. Setidaknya dua jam sebelum keberangkatan sudah berada di area check-in, dan satu jam sebelum keberangkatan sudah berada di ruang tunggu," jelasnya.
Bandara Internasional Sultan Hasanuddin berkomitmen untuk terus menjaga kelancaran operasional serta memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pengguna jasa selama periode Angkutan Lebaran 2026. Manajemen bandara terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan perjalanan masyarakat selama musim mudik dan arus balik Lebaran dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif.




