Jalur Mudik Lintas Sumatera Padat: Banyak Mobil Ngeblong, 19 Km Ditempuh 2,5 Jam

kumparan.com
8 jam lalu
Cover Berita

Geliat mudik di masa Lebaran 2026 mulai terasa di sejumlah daerah. Tak cuma di pulau Jawa, warga yang mudik ke Sumatera juga sudah terlihat.

Kepadatan arus mudik terjadi di jalur utama Lintas Timur Sumatera, tepatnya di jalan yang menghubungkan Palembang-Betung, Sumatera Selatan. Kendaraan nyaris tak bergerak karena padatnya kendaraan.

Hal ini dialami oleh seorang pemudik, Aldo. Dia sudah melakukan perjalanan dari Jakarta sejak Kamis, 12 Maret 2026. Dia memilih jalan tol lintas Sumatera, lalu melewati tol fungsional dan keluar di jalan penghubung Palembang-Betung.

Di sinilah, kemacetan parah langsung terasa. Jumat (13/3) siang, Aldo keluar dari tol fungsional. Sejak saat itu, arus lalin sudah tersendat.

"Ini sudah jalan 2,5 jam baru dapat 19 km," kata Aldo.

Aldo mengatakan, jalan di situ terbilang sempit. Hanya ada 2 lajur untuk masing-masing arah. Lalu, masih banyak truk-truk besar yang beroperasi.

Lebih parah lagi, sejumlah pengendara nakal yang nekat mengambil lajur berlawanan alias ngeblong. Kepadatan semakin parah saat kendaraan yang ngeblong bertemu dengan kendaraan dari arah berlawanan.

"Jadi mereka akhirnya banting setir ke kanan, di bahu jalan. Jalurnya sempit. Arah berlawanan truk-truk besar. Ketika jalanan sudah kosong, mobil langsung lawan arah lagi," jelas dia.

Di sejumlah titik, sempat ada polisi yang membantu mengatur lalu lintas agar lebih terurai. Tapi, kenakalan pengendara terus berulang saat tak ada polisi di situ.

"Begitu terus saja. Entah sampai mana ini macet seperti ini," ucap dia.

Sejumlah warga memang memilih mudik lebih dulu. Korlantas Polri memprediksi puncak arus mudik untuk gelombang pertama terjadi pada 14-15 Maret 2026.

Pemerintah juga memberlakukan WFA bagi para karyawan. Ini memberi ruang lebih luas bagi warga untuk memilih jadwal perjalanan mudik.

Sementara, puncak arus mudik gelombang kedua diprediksi terjadi pada 18-19 Maret 2026. Saat itu, bertepatan dengan Hari Raya Nyepi dan sidang isbat penentuan 1 Syawal 1447 H.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Mau Danantara Setor Rp 800 Tiap Tahun, Cek Fakta Realisasi Dividen BUMN
• 6 jam lalukatadata.co.id
thumb
Pemudik yang Menyeberang dari Jawa ke Sumatra Diprediksi Naik 10 Persen
• 11 jam lalurepublika.co.id
thumb
Indeks Bisnis-27 Hari Ini (13/3) Dibuka Menguat, Saham ADMR, BBCA, AMRT Melaju
• 13 jam lalubisnis.com
thumb
Iran Mundur dari Piala Dunia 2026: FIFA Siapkan Skenario Pengganti, Timnas Indonesia Bisa Lolos?
• 14 jam laluviva.co.id
thumb
Kementerian ESDM pastikan stok BBM dan LPG periode Lebaran 2026 aman
• 14 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.