Garut Bersiap Terima 3 Juta Pemudik, Jalan dan Cuaca Jadi Ujian

bisnis.com
4 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, GARUT- Pemerintah Kabupaten Garut memperkirakan lebih dari tiga juta pemudik akan memasuki wilayah Garut, Jawa Barat pada masa arus mudik dan arus balik Idulfitri 1447 Hijriah. 

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, mengatakan potensi kedatangan jutaan pemudik tersebut diperkirakan terjadi sepanjang periode mudik Lebaran tahun ini. 

"Pemerintah daerah pun telah melakukan koordinasi lintas sektor untuk memastikan kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus menjaga stabilitas kondisi daerah," kata Syakur, Jumat (13/3/2026).

Syakur mengatakan, salah satu perhatian utama pemerintah daerah adalah potensi bencana hidrometeorologi yang masih mungkin terjadi selama masa mudik.

Berdasarkan perkiraan cuaca, intensitas hujan di wilayah Garut masih berpotensi tinggi pada akhir bulan ini sehingga berisiko menimbulkan banjir atau genangan di beberapa titik.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pemkab Garut telah menyiagakan tim dari berbagai instansi teknis seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta pemadam kebakaran di sejumlah titik rawan. 

Baca Juga

  • Arus Mudik ke Garut Diprediksi Mulai Ramai Jumat Malam Ini
  • Dompet Warga Garut Makin Terkuras Jelang Lebaran, Ini Datanya
  • 2,94 Juta Orang Pulang Kampung saat Lebaran, Garut Jadi Tujuan Favorit Pemudik

"Tim ini disiapkan untuk merespons cepat apabila terjadi bencana yang dapat mengganggu kelancaran arus mudik," ujarnya.

Selain kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, pemerintah daerah juga memprioritaskan pengendalian harga dan ketersediaan bahan pokok penting di tengah meningkatnya permintaan menjelang Lebaran. 

Pemerintah akan menggelar operasi pasar murah secara berkala guna memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang relatif stabil.

Operasi pasar tersebut dilakukan bersama unsur kepolisian dan TNI sebagai bagian dari upaya menjaga distribusi pangan tetap lancar. Pemerintah daerah juga melakukan pemantauan harga dan ketersediaan barang di pasar-pasar tradisional untuk mencegah lonjakan harga yang tidak terkendali.

Kebijakan lain yang disiapkan tahun ini adalah pemberian insentif bagi pelaku transportasi tradisional seperti kusir andong, pengemudi ojek, dan pengayuh becak yang beroperasi di jalur utama mudik. 

Insentif tersebut diberikan agar mereka bersedia menghentikan aktivitas operasional pada hari-hari tertentu yang telah ditetapkan guna mengurangi kepadatan lalu lintas.

Pendanaan insentif tersebut berasal dari dua sumber anggaran, yakni Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan APBD Kabupaten Garut. 

"Kebijakan ini diharapkan dapat membantu mengurai potensi kemacetan di jalur-jalur yang diperkirakan menjadi titik padat kendaraan selama masa mudik," ujar Syakur.

Selain itu, Pemkab Garut juga menyiapkan fasilitas pendukung bagi para pemudik yang melintas di wilayah tersebut. Salah satunya dengan menyediakan rest area di kantor kecamatan yang berada di jalur strategis perjalanan mudik. 

Camat di berbagai wilayah diminta menyiapkan fasilitas dasar seperti tempat istirahat sementara bagi pengendara.

Di sektor kesehatan, seluruh puskesmas terutama yang berada di jalur mudik diminta meningkatkan kesiapsiagaan. Tenaga medis akan disiagakan untuk memberikan layanan kesehatan bagi pemudik maupun warga setempat yang membutuhkan penanganan darurat selama periode libur Lebaran.

Dari sisi infrastruktur, pemerintah daerah memastikan fasilitas penerangan jalan umum di jalur mudik berfungsi dengan baik. Perbaikan jalan darurat juga dipercepat agar tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas ketika mobilitas kendaraan mulai meningkat menjelang Lebaran.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Selat Hormuz Lumpuh, 2 Negara Ini Kebal berkat Energi Terbarukan
• 11 menit laluviva.co.id
thumb
Merdeka Gold (EMAS) Targetkan Balik Untung Lewat Operasional Tambang Pani
• 10 jam lalubisnis.com
thumb
Menakar Ide Jimly Asshiddiqie: KPU Jadi Cabang Kekuasaan Keempat
• 9 jam lalukompas.com
thumb
Kasus Aktivis KontraS Disiram Air Keras, Kapolri Beri Atensi Khusus
• 11 menit lalurctiplus.com
thumb
Dishub DKI: Puncak Arus Mudik Lebaran Jakarta Bisa Terjadi Dua Kali
• 23 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.