Di Balik Deretan OTT Kepala Daerah, NasDem Soroti Efek Jera dan Upaya Pencegahan

liputan6.com
5 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Politikus NasDem yang juga Anggota Komisi III DPR, Rudianto Lallo angkat bicara soal aksi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penangkapan sembilan kepala daerah hasil Pilkada 2024 lewat Operasi Tangkap Tangan (OTT).

"OTT adalah salah satu cara penindakan dalam proses penegak hukum di bidang korupsi. Tetapi yang paling kita harapkan adalah ada pengembalian (kerugian negara) dari kasus itu," kata dia di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Advertisement

BACA JUGA: Tahun 2026 Baru Berjalan 3 Bulan, Sudah Ada 5.080 Aduan Masyarakat ke KPK soal Praktik Korupsi

Rudianto meminta KPK juga bisa memberikan efek jera dari penindakan atau OTT tersebut.

"Tidak sekadar langkah-langkah yang kemudian hari ini boleh dikata tidak ada efek jera. Ya kan, tidak ada efek jera. Karena hampir tiap bulan mungkin ada yang di OTT," ungkap dia.

Maraknya OTT terhadap kepala daerah, masih kata Rudianto, akan menimbulkan pertanyaan terkait efektivitas upaya pencegahan korupsi.

​"Sampai kapan kita akan seperti ini? Ya, OTT seperti ini. Maka saya kira teman-teman penegak hukum harus merumuskan konsep ya, gagasan, ide agar tidak terjadi praktik OTT tadi," ungkap dia.

​"Yang paling penting bagaimana memfungsikan Deputi Pencegahan," sambungnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Industri Perhotelan Makassar Lesu di Awal 2026, Gammara Hotel Tetap Taat Pajak
• 11 jam laluterkini.id
thumb
Naskah Khutbah Jumat 13 Maret 2026: Sebentar Lagi Lebaran, Ramadhan Melambatlah, Jangan Cepat Pergi
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Keberangkatan Haji 2026 Terancam Imbas Perang? Ini Tiga Opsi Pemerintah | KOMPAS SIANG
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Kasus Penyimpangan Dana Koperasi BLN, Polda Jateng Tetapkan Kacab Jadi Tersangka
• 7 jam lalurctiplus.com
thumb
Video: Detik-detik Kapal Tanker Minyak Diserang Dekat Irak
• 8 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.