KOMPAS.TV - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menyiapkan sejumlah skenario untuk mengantisipasi dampak perang Iran terhadap penyelenggaraan ibadah haji. Keamanan jemaah menjadi prioritas utama pemerintah dalam menentukan pelaksanaan haji di tengah situasi konflik.
Sejumlah skenario disiapkan terkait penyelenggaraan ibadah haji di tengah perang antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel.
Menteri Haji dan Umrah, Mochammad Irfan Yusuf, menyampaikan tiga skenario dengan mempertimbangkan keamanan dan keselamatan jemaah.
Skenario pertama, jemaah tetap berangkat dengan jalur penerbangan dialihkan ke rute yang lebih aman namun lebih jauh. Kedua, membatalkan keberangkatan meskipun Arab Saudi memberikan izin. Ketiga, ibadah haji dibatalkan oleh kedua pihak, baik Arab Saudi maupun Indonesia.
Baca Juga: [FULL] Perencana Keuangan Bahas Tips Atur Keuangan saat Perang Timur Tengah Picu Krisis
#haji2026 #timurtengah #iranvsas #arabsaudi #pemerintah
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Penulis : Tesalonika-Ajeng
Sumber : Kompas TV
- haji 2026
- timur tengah
- iran vs as
- calon haji
- arab saudi
- noads





