Jakarta, tvOnenews.com - Motor listrik Omo X bakal diproduksi massal. General Manager of Indonesian Market Omoway Yulong Chen mengatakan pihaknya yakin bisa merebut pasar roda dua di Tanah Air di tengah persaingan merek.
“Memang saat ini (merek) roda dua di Indonesia ada yang sudah ada sejak 20-30 tahun, yang lebih dipercaya. Tapi bagi Omoway yang paling penting siapa yang bisa memberi user lebih banyak, harganya lebih pas, kualitasnya lebih bagus, begitu juga aftersales-nya,” katanya di sela-sela acara acara peluncuran arsitektur Omo-Robot di Jewel Changi Airport, Singapura, Kamis (12/3/2026).
Dia mengklaim motor listrik Omo X beda dengan motor-motor lainnya.
“MotoRobot ini beda sama motor lainnya. User datang ke toko langsung tahu beda sama motor biasa. Tinggal user pilih mana (MotoRobot atau motor biasa). User lihat, coba, mungkin beli, nanti mulut ke mulut. Aku yakin bisa,” ujarnya.
- Novianti Siswandini-tvOne
Yulong mengatakan salah satu hal yang membedakan Omo X dengan motor lainnya, yakni konsep self-balancing-nya.
Dia menyebut motor ini dilengkapi teknologi yang bisa menjaga keseimbangan secara otomatis tanpa perlu bantuan pengendara.
Dengan demikian, sambung dia, pengendara jadi lebih aman dan nyaman.
“Aku pakai motor belum satu jam pusing. Karena di Indonesia sering macet, aku harus rem, gas, turun kaki,” terangnya.
Untuk harganya, Yulong mengaku belum bisa mengungkapkannya lebih detail. Namun, dia pastikan harganya bersaing.
“Banyak user yang tanya canggih begini Rp200 juta, Rp60 juta, Rp30? Harga masih rahasia. Kita bukan perusahaan motor saja, tapi teknologi. Kalau harganya tinggi sekali siapa yang mau beli? Harganya masuk akal,” ungkapnya.
Untuk menggaet pasar Tanah Air, Yulong mengatakan pihaknya sudah berkomunikasi dengan dealer dan leasing di sini.
“Kita di Indonesia kerja sama dengan sejumlah dealer berpengalaman menjual kendaraan roda dua. Leasing kita sudah komunikasi dan mereka welcome banget,” ucapnya.




