Iran menegaskan keamanan Selat Hormuz lebih penting daripada negara lain. Mereka tidak ingin menimbulkan gangguan di Selat Hormuz dan menyalahkan penutupan jalur air tersebut kepada Amerika Serikat (AS) dan Israel.
"Iran sama sekali tidak ingin kawasan ini menjadi tidak aman, karena kami memiliki garis pantai terpanjang di sepanjang Teluk Persia dan Laut Oman," ujar Juru Bicara Kemenlu Iran, Esmail Baghei, dalam program Breaking News Metro TV, Jumat, 13 Maret 2026.
Baghei merespons keluhan dari negara lain terkait upaya penutupan Selat Hormuz. Dia menegaskan, penutupan Selat Hormuz karena ketidakamanan yang ditimbulkan oleh AS dan Israel.
"Bahkan dalam situasi ini, banyak kapal masih dapat melewatinya, tetapi mereka harus berkoordinasi dengan angkatan laut kami, justru karena kami sangat mementingkan keamanan selat ini," katanya.
Baca Juga :
Iran, kata Baghei, selalu menjadi penjaga Selat Hormuz, dan mereka selalu menanggung biaya untuk menjaga jalur air tersebut.
"Oleh karena itu, ketidakstabilan di Selat Hormuz tentu bukan kepentingan kami. Namun, ketidakamanan yang ditimbulkan di wilayah tersebut mengganggu pelayaran, transit, dan lalu lintas kapal melalui selat," tuturnya.




