Sambut Lebaran, Operasional Whoosh Kembali Normal Mulai Besok

republika.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- KCIC memastikan layanan kereta cepat Whoosh kembali beroperasi normal untuk mendukung peningkatan mobilitas masyarakat memasuki masa Angkutan Lebaran 2026. General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan Whoosh akan beroperasi dengan 62 perjalanan per hari mulai 14 Maret 2026.

"Sebelumnya dilakukan penyesuaian jadwal menjadi 42 untuk mendukung pekerjaan pemindahan kabel Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) yang melintas di jalur operasional Whoosh," ujar Eva dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Eva menyampaikan sejumlah tahapan awal pekerjaan pemindahan kabel SUTT yang melintas di jalur operasional Whoosh telah berjalan dengan aman dan lancar sehingga operasional perjalanan secara bertahap dapat kembali ditingkatkan. Dengan kembali normalnya operasional Whoosh pada 14 Maret, ucap Eva, jadwal keberangkatan pertama dan terakhir Whoosh juga kembali seperti semula.

"Mulai 14 Maret 2026 layanan Whoosh kembali beroperasi dengan total 62 perjalanan per hari untuk memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat, khususnya menjelang masa Angkutan Lebaran,” sambung Eva.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Eva menjelaskan perjalanan pertama dari Stasiun Halim berangkat pada pukul 06.25 WIB dan kereta terakhir pada pukul 21.25 WIB. Sementara itu dari Stasiun Tegalluar Summarecon, perjalanan pertama berangkat pada pukul 06.05 WIB dan kereta terakhir pada pukul 21.05 WIB.

Eva menjelaskan pekerjaan pemindahan kabel SUTT yang melintas di jalur operasional Whoosh dilakukan dalam beberapa tahap, di mana sejumlah tahapan awal telah berjalan dengan aman dan lancar. Selanjutnya, pekerjaan direncanakan akan dilanjutkan kembali setelah masa Posko Angkutan Lebaran selesai, dan informasi lebih lanjut mengenai tahapan pekerjaan berikutnya akan disampaikan kepada masyarakat secara berkala.

“KCIC mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat selama masa penyesuaian operasional berlangsung. Informasi mengenai kelanjutan pekerjaan pemindahan kabel SUTT serta penyesuaian operasional berikutnya akan kami sampaikan secara berkala kepada masyarakat,” kata Eva.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kesejahteraan Hewan dalam Industri Telur Nasional
• 16 jam lalukatadata.co.id
thumb
Jusuf Kalla Ingatkan Dampak Perang Iran-Israel, Subsidi Energi dan Rupiah Terancam
• 1 jam lalusuara.com
thumb
OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, Diduga Terkait Penerimaan dari Sejumlah Proyek
• 2 jam lalusuara.com
thumb
Harga Komoditas: Minyak Mentah Melonjak 9 Persen, Timah Turun Tipis
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Perumda Musi Jamin Pasokan Air Selama Lebaran
• 8 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.