Momen mudik Lebaran selalu menjadi waktu yang dinanti masyarakat untuk pulang ke kampung halaman. Selain bersilaturahmi dengan keluarga, para pemudik juga bisa memanfaatkan waktu libur untuk menikmati berbagai potensi wisata dan kuliner khas daerah.
Kabupaten Sidoarjo menjadi salah satu daerah yang menawarkan banyak pilihan aktivitas menarik selama libur Lebaran. Mulai dari wisata keluarga yang santai hingga berburu kuliner khas berbahan dasar hasil tambak yang terkenal segar.
Bupati Sidoarjo, Subandi mengatakan pihaknya menyambut hangat masyarakat yang pulang ke kampung halaman pada momen Lebaran tahun ini.
"Kami menyambut dengan hangat seluruh masyarakat yang pulang ke Kabupaten Sidoarjo pada momen Lebaran ini. Mudik tentu menjadi tradisi yang sangat penting bagi masyarakat kita karena menjadi kesempatan untuk bersilaturahmi dan berkumpul bersama keluarga," kata Subandi, Jumat (13/3/2026).
Ia berharap para pemudik tidak hanya menikmati waktu bersama keluarga, tetapi juga bisa mengenal lebih dekat berbagai potensi wisata dan kuliner yang ada di Sidoarjo.
"Sidoarjo memiliki berbagai pilihan wisata yang bisa dinikmati bersama keluarga. Salah satu yang cukup menarik adalah wisata pemancingan yang banyak tersebar di beberapa wilayah," jelasnya.
Menurutnya, wisata pemancingan menawarkan pengalaman rekreasi yang santai sekaligus menyenangkan bagi berbagai kalangan.
"Wisata ini menawarkan pengalaman rekreasi yang santai dan menyenangkan, di mana pengunjung bisa memancing, menikmati suasana alam, sekaligus bersantai bersama keluarga," katanya.
Selain wisata, Sidoarjo juga dikenal memiliki potensi perikanan yang besar sehingga banyak kuliner khas berbahan dasar ikan dan hasil tambak.
"Mulai dari bandeng, udang, hingga berbagai olahan seafood segar yang memiliki cita rasa khas," beber Subandi.
Ia menyebut kuliner tersebut kerap menjadi hal yang dirindukan masyarakat Sidoarjo yang merantau ke luar kota.
"Kuliner ini menjadi salah satu hal yang selalu dirindukan oleh masyarakat Sidoarjo yang merantau. Saat mudik, biasanya mereka ingin kembali menikmati masakan khas daerah yang mungkin sulit ditemukan di tempat lain," jelasnya.
Subandi menambahkan kehadiran pemudik saat Lebaran juga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat. Oleh karena itu ia mengajak para pemudik untuk turut mendukung perekonomian masyarakat dengan mengunjungi destinasi wisata dan mencoba kuliner lokal yang ada di Sidoarjo.
"Kehadiran pemudik memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah, khususnya bagi pelaku UMKM, pedagang kuliner, dan pengelola wisata lokal," ujarnya.
Rekomendasi Wisata Pemancingan di Sidoarjo
Salah satu destinasi yang bisa menjadi pilihan saat mudik ke Sidoarjo adalah Pemancingan Gemilang Pak Win yang berada di Jalan Raya Kalanganyar, Sedati. Lokasinya di kawasan wisata pemancingan unggulan di Sidoarjo.
Dari pantauan detikJatim, kawasan pemancingan ini memiliki area yang sangat luas dengan suasana yang sejuk dan terbuka. Deretan kolam pemancingan membentang di kawasan yang tertata rapi, membuat tempat ini terasa nyaman untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.
Pepohonan yang tumbuh di sekitar kolam menambah kesan teduh. Gazebo juga disediakan untuk pengunjung yang ingin bersantai sambil menunggu umpan dimakan ikan.
Tempat ini tidak hanya menawarkan aktivitas memancing, tetapi juga pengalaman kuliner. Ikan hasil tangkapan dapat langsung dimasak dengan berbagai pilihan bumbu dan disajikan bersama lalapan, sehingga pengunjung bisa sekaligus menikmati hidangan seafood segar.
Owner Pemancingan Gemilang Pak Win, Windi Artoko, mengatakan pihaknya telah menyiapkan stok ikan dalam jumlah besar untuk menyambut lonjakan pengunjung selama libur Lebaran.
"Spesial Lebaran kami menyiapkan bandeng sekitar 8 ton (disebar di kolam). Lalu ikan predator seperti kakap sekitar 2,5 ton untuk menyambut lonjakan pengunjung," kata Windi.
Ia menjelaskan salah satu daya tarik pemancingan ini adalah keberadaan ikan predator seperti kerapu yang jarang ditemui di tempat pemancingan lain.
"Kalau favoritnya kalau bandeng umum ya, karena bandeng banyak di tempat lain. Tapi kalau kerapu yang predator kita yang punya di sini," ujarnya.
Menurut Windi, pengunjung yang datang tidak hanya berasal dari Sidoarjo dan sekitarnya, tetapi juga dari berbagai kota di luar daerah.
"Pengunjung banyak dari luar kota. Kapasitas bisa sampai 300 sampai 400 pengunjung," jelasnya.
Pemancingan yang memiliki luas sekitar 13 hektare ini rencananya mulai buka sejak H+1 Lebaran. Tempat ini beroperasi mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB.
Menariknya, pengunjung tidak dikenakan tarif masuk alias gratis. Pengunjung hanya membayar ikan yang dipancing dengan harga yang bervariasi. Tak perlu khawatir, area ini juga menyediakan sewa berbagai peralatan pancing.
Untuk harga tangkapan per kilogram ikan bandeng, harganya mulai Rp 50 ribu. Sementara kakap putih dan baramundi dijual sekitar Rp 85 ribu. Pengunjung juga bisa menikmati paket makanan mulai Rp 15 ribu yang sudah termasuk lalapan dan berbagai pilihan bumbu.
"Di sini bisa cabut duri, bisa dimasak berbagai jenis dibakar, asam manis, semuanya lengkap," tutur Windi.
Dengan area yang luas, suasana yang nyaman, serta pilihan ikan yang beragam, tempat ini menjadi salah satu lokasi yang cocok untuk menghabiskan waktu santai bersama keluarga saat mudik Lebaran.
Rekomendasi Berburu Ikan Segar untuk Oleh-oleh
Selain menikmati wisata pemancingan, pemudik yang pulang ke Sidoarjo juga bisa berburu ikan segar di kawasan Kalanganyar yang dikenal sebagai sentra hasil laut dan tambak.
Di sepanjang Jalan Raya Kalanganyar, deretan lapak pedagang ikan segar tampak berjajar. Berbagai jenis ikan dan seafood segar tertata rapi di atas meja dagangan.
Bandeng, cumi, udang, gurame hingga patin terlihat segar dengan ukuran yang beragam. Beberapa pedagang bahkan menata ikan-ikan tersebut dalam wadah berisi es untuk menjaga kesegarannya.
Pemandangan tersebut membuat kawasan ini menjadi salah satu titik favorit bagi masyarakat yang ingin membeli hasil laut segar langsung dari sentra perikanan.
Ani (46), pedagang ikan segar dari UD Makmur Jaya di Jalan Raya Kalanganyar, mengatakan sebagian besar ikan yang dijual berasal dari tambak di sekitar Sidoarjo.
"Ikan bandeng dari petani daerah sini. Kalau cumi biasanya dari Lamongan," kata Ani.
Ia menjual berbagai jenis hasil laut seperti cumi, udang, bandeng, gurame hingga patin yang banyak dicari pembeli.
Untuk harga, bandeng dijual sekitar Rp35 ribu hingga Rp45 ribu per kilogram. Sementara cumi sekitar Rp80 ribu per kilogram, udang Rp110 ribu per kilogram, dan gurame sekitar Rp45 ribu per kilogram.
Menurut Ani, menjelang Lebaran biasanya banyak pembeli dari luar kota yang mampir untuk membeli ikan segar.
"Banyak pembeli dari berbagai kota mampir ke sini," ujarnya.
Tidak sedikit pemudik yang membeli ikan segar tersebut untuk dijadikan oleh-oleh bagi keluarga atau dimasak langsung saat berkumpul bersama di rumah.
Deretan ikan segar yang berjajar rapi di lapak-lapak pedagang membuat kawasan ini menjadi tempat menarik bagi pemudik yang ingin membawa pulang hasil laut khas Sidoarjo sekaligus menikmati kuliner seafood segar selama libur Lebaran.
(prf/ega)





