Polri memastikan akan mengusut tuntas kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus. Kadiv Humas Polri Irjen Pol Jhonny Edizon Isir mengatakan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memberi perhatian khusus pada peristiwa ini, sampai pelaku bisa ditangkap.
“(Polri) Serius dan bersungguh-sungguh untuk membuat terang benderang, mengungkap, dan menangkap pelakunya, siapa pun dia,” ujar Jhonny di kantornya, Jumat (13/3)
Ia menjelaskan penyidik dari Polres Metro Jakarta Pusat, Polda Metro Jaya, hingga Mabes Polri kini turut melakukan pendalaman atas kasus tersebut.
“Kita segenap personel Polri dalam hal ini penyidik, baik yang ada di Polres Jakarta Pusat, yang ada di Polda Metro Jaya, termasuk dari Mabes Polri yang mem-backup,” kata Jhonny.
Sebelumnya, Koordinator KontraS Dimas Bagus Arya mengonfirmasi bahwa insiden penyiraman air keras itu terjadi sekitar pukul 23.00 WIB. Peristiwa tersebut berlangsung sesaat setelah Andrie menghadiri acara podcast bertajuk “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia” di kantor YLBHI.
Menurut Dimas, Andrie mengalami luka serius akibat serangan tersebut.
Ia menjelaskan, korban disiram air keras oleh orang tak dikenal yang mengakibatkan luka pada sejumlah bagian tubuh, terutama tangan kanan dan kiri, wajah, dada, serta bagian mata.
Berdasarkan informasi yang dihimpun KontraS, kejadian bermula ketika Andrie mengendarai sepeda motor di kawasan Jalan Salemba I–Talang, Jakarta Pusat. Saat itu, dua pelaku yang berboncengan menggunakan motor matic diduga jenis Honda Beat datang dari arah berlawanan.
Dimas menyebut kedua pelaku merupakan laki-laki yang berbagi peran sebagai pengemudi dan penumpang.
Pengemudi terlihat mengenakan kaos kombinasi putih-biru, celana gelap yang diduga berbahan jeans, serta helm hitam. Sementara penumpangnya memakai masker penutup wajah hitam, kaos biru tua, dan celana panjang jeans berwarna biru yang dilipat.
Salah satu pelaku kemudian menyiramkan cairan yang diduga air keras ke arah korban. Serangan tersebut membuat Andrie langsung berteriak kesakitan hingga menjatuhkan sepeda motornya di lokasi kejadian.





