Permintaan LPG Naik 2,89 persen Selama Ramadan, Pasokan BBM Jelang Arus Mudik Aman?

disway.id
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID -- Pemerintah memastikan ketersediaan energi selama periode Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026 dalam kondisi aman, termasuk untuk Liquefied Petroleum Gas (LPG) yang diproyeksikan mengalami peningkatan permintaan. Kenaikan konsumsi LPG selama Ramadan diperkirakan mencapai 2,86 persen, terutama dipicu meningkatnya aktivitas rumah tangga saat bulan puasa.

Berdasarkan data historis dan proyeksi selama 9 Maret hingga 1 April 2026, konsumsi LPG di wilayah Jawa Bagian Barat diperkirakan meningkat sebesar 2,86 persen. Kenaikan ini dipicu oleh meningkatnya aktivitas rumah tangga selama Ramadan, seperti kegiatan memasak untuk sahur dan berbuka puasa.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM, Laode Sulaeman menjelaskan, tidak hanya permintaan LPG meningkat, namun permintaan bahan bakar jenis bensin (gasoline) juga diprediksi meningkat signifikan hingga 9,6 persen.

BACA JUGA:Gandeng Kelme, Timnas Indonesia Siap Tampil di FIFA Series dengan Jersey Motif Batik

Hal ini seiring meningkatnya mobilitas masyarakat yang melakukan perjalanan mudik menggunakan kendaraan pribadi. Sementara itu, konsumsi Avtur diperkirakan naik tipis sebesar 0,5 persen. Sedangkan, permintaan BBM industri diproyeksikan meningkat 7,9 persen.

Sebaliknya, konsumsi solar diprediksi turun cukup tajam hingga 27,3 persen. Penurunan ini dipengaruhi kebijakan pembatasan operasional kendaraan logistik selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran.

Untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan energi tersebut, PT Pertamina (Persero) telah menyiapkan berbagai infrastruktur pendukung di wilayah Regional Jawa Bagian Barat. Di antaranya terdapat 1.620 SPBU, 439 Pertashop, 2.331 agen LPG, 206 Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE), serta dua agen minyak tanah.

"Baik itu untuk crude oil, kemudian juga untuk stok BBM, LPG, semua tersedia dan masyarakat tidak perlu panik dengan kondisi saat ini. Dan juga kita melakukan suatu inovasi-inovasi antara lain dengan pemanfaatan BBM yang optimal sesuai dengan kebutuhan." ujar Laode.

BACA JUGA:Dua Pekerja Migran Indonesia Dievakuasi dari Iran, KP2MI Buka Suara

Demi memastikan ketahanan stok dan kelancaran distribusi energi di periode RAFI 2026, khususnya di wilayah Jawa Bagian Barat,  Laode Sulaeman bersama Ketua Posko Nasional Sektor ESDM Ramadan dan Idulfitri 2026 Erika Retnowati melakukan kunjungan kerja ke fasilitas kilang PT Pertamina Patra Niaga Subholding Downstream Refinery Unit (RU) VI Balongan di Indramayu, Jawa Barat.

Laode menegaskn, kondisi pemenuhan kebutuhan energi nasional selama periode Ramadan dan Idulfitri berada dalam kondisi aman, baik untuk Bahan Bakar Minyak (BBM), LPG, maupun minyak mentah. "Di saat nanti pelaksanaan RAFI, juga Pertamina juga melakukan penyediaan servis-servis tambahan seperti motoris, kemudian posko-poskonya ditambah fasilitas-fasilitas yang biasanya tidak dilaksanakan di musim-musim atau hari-hari biasanya," tambahnya.

Saat ini Pertamina juga menyiagakan 427 SPBU yang beroperasi 24 jam, 2.180 agen LPG siaga, 18 titik layanan BBM dan Kiosk Pertamina Siaga, 52 titik Motorist atau Pertamina Delivery Service (PDS) BBM, serta 563 agen PDS Bright Gas.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Aktivis Kontras Disiram Air Keras, Pigai: Premanisme Tak Boleh Hidup di Negara Ini
• 1 jam lalukompas.com
thumb
Stabilkan Harga Minyak Goreng, Bulog Sumut Terus Gelontorkan Pasokan
• 20 jam lalutvrinews.com
thumb
Komnas HAM Kecam Serangan Air Keras ke Andrie Yunus Aktivis KontraS
• 9 menit lalusuarasurabaya.net
thumb
Rayakan Momen Fitri yang Tenang di Pelukan Alam Puncak bersama Le Eminence Puncak
• 6 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Bacaan Doa Lailatul Qadar Arab Latin dan Artinya, Amalan Penting di 10 Hari Terakhir Ramadhan
• 19 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.