Pengobatan pasien kanker bisa dijalankan melalui banyak cara, seperti kemoterapi atau operasi. Di Singapura, sejumlah jenis tumor kanker dapat ditangani menggunakan terapi radiasi proton dengan hasil yang presisi.
Jadi, terapi proton menggunakan atom hidrogen yang sudah menghilangkan elektronnya, sehingga hanya menyisakan proton. Selain bisa menarget tumor secara presisi, efek radiasinya dinilai lebih rendah terhadap jaringan dan organ yang sehat.
Menurut Kiattisa Sommat, dokter divisi radiasi onkologi di National Cancer Centre Singapore (NCCS), terapi radiasi sering dilakukan bagi pasien yang lemah atau menua yang kurang cocok operasi atau kemoterapi. Namun, efek radiasi dapat membuat pasien sakit atau sel-sel sekitar kanker ikut mati. Selain itu, risiko terkena kanker berulang juga lebih minim.
“Proton sangat unik. Saat masuk ke dalam tubuh dengan kedalaman yang tepat, radiasinya akan berhenti dengan efek dosis minimum. Jadi, kita bisa mengatasi kanker dan pasien tetap punya jaringan sehat. Ini berbanding terbalik dengan terapi radiasi biasa,” jelasnya kepada wartawan, Selasa (10/3/2026) di Singapura.
Terapi proton hadir dalam mesin berbentuk pencil beam scanning. Berbeda dari terapi radiasi, proton ditembakkan titik demi titik, lapis demi lapis. Jadi, hasilnya seperti 3D printing yang sangat akurat.
“Kita bisa fokuskan dosis radiasi dalam bentuk 3 dimensi, tergantung bentuk dan ukuran tumor di dalam tubuh,” ujarnya.
“Terapi ini dapat menjadi opsi pengobatan pada tumor di lokasi sulit, seperti dekat otak atau saraf,” imbuh Kiattisa.
Pemerintah Singapura sendiri memiliki daftar jenis kanker mana saja yang bisa diatasi menggunakan terapi ini. Salah satunya adalah kanker pada anak-anak (pediatric cancers). Pasien yang menerima terapi merupakan mereka yang sudah stadium lanjut.
Sejauh ini, ada lebih dari 100 pusat terapi proton di seluruh dunia. Singapura memiliki 3, yang terbesar adalah Goh Cheng Liang Proton Therapy Centre. Di sini, pasien yang ditangani berusia 1-92 tahun. Alat terapi proton sendiri tergolong sangat mahal dan canggih serta membutuhkan ruang hingga 4-5 lantai untuk membangun komponennya.




