KPK Ungkap OTT Bupati Cilacap terkait Dugaan Penerimaan Dana Proyek

suarasurabaya.net
4 jam lalu
Cover Berita

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Syamsul Auliya Rachman Bupati Cilacap bersama 26 orang lainnya terkait dengan dugaan penerimaan dana dari proyek di wilayah Cilacap, Jawa Tengah.

Hal itu disampaikan Budi Prasetyo Juru Bicara KPK di Gedung Merah Putih KPK, Jumat (13/3/2026).

“Diduga ada penerimaan yang diterima oleh pihak Bupati berkaitan dengan proyek-proyek yang ada di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah,” kata Budi, Jumat (13/3/2026) melansir Antara.

Budi mengatakan penyidik KPK saat ini tengah melakukan pemeriksaan terhadap Bupati Cilacap dan 26 orang lainnya sebelum menentukan status hukumnya.

KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status dari pihak yang ditangkap dalam OTT tersebut, termasuk Bupati Cilacap yang merupakan kepala daerah di Provinsi Jawa Tengah, sesuai dengan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Untuk diketahui, Syamsul Auliya Rachman Bupati Cilicap menjadi kepala daerah ketiga yang terkena operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Koripsi (KPK) selama bulan Ramadan.

Sebelumnya, KPK mulai melakukan OTT pertama di 2026 dengan menangkap delapan orang selama 9-10 Januari 2026.

Penangkapan ini mengenai dugaan suap dalam pemeriksaan pajak di lingkungan Kantor Pelayanan Pajak Madya Jakarta Utara pada Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan periode 2021-2026.

OTT kedua, pada 19 Januari 2026, KPK mengonfirmasi melakukan penangkapan terhadap Maidi Wali Kota Madiun. Lembaga antirasuah pada 20 Januari 2026, mengumumkan Maidi sebagai salah satu tersangka dugaan korupsi dalam bentuk pemerasan dengan modus imbalan proyek dan dana CSR serta penerimaan lainnya atau gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kota Madiun, Jawa Timur.

Pada 19 Januari 2026, KPK melakukan OTT ketiga dan menangkap Sudewo Bupati Pati. Pada 20 Januari 2026, KPK mengumumkan Sudewo sebagai salah satu tersangka dugaan pemerasan dalam pengisian jabatan perangkat desa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

OTT keempat, pada 4 Februari 2026, yakni di lingkungan KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Penangkapan terkait proses restitusi pajak di lingkungan KPP tersebut.

Pada 4 Februari 2026, KPK mengumumkan OTT kelima terkait importasi barang KW atau tiruan. Salah satu yang ditangkap adalah Rizal mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan pada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu, yang sedang menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Sumatera Bagian Barat.

OTT keenam diungkap pada 5 Februari 2026, yakni terkait dugaan korupsi dalam pengurusan sengketa lahan seluas 6.500 meter persegi pada lingkungan Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat.

KPK menetapkan I Wayan Eka Mariarta Ketua PN Depok, Bambang Setyawan Wakil Ketua PN Depok, hingga Direktur Utama PT Karabha Digdaya yang merupakan anak perusahaan Kemenkeu sebagai tersangka.

OTT ketujuh, diumumkan pada 3 Maret 2026, atau saat bulan Ramadhan. KPK Fadia Arafiq menetapkan Bupati Pekalongan sebagai tersangka tunggal kasus dugaan korupsi terkait pengadaan jasa outsourcing atau tenaga alih daya, dan pengadaan lainnya di lingkungan Pemkab Pekalongan tahun anggaran 2023-2026.

OTT kedelapan, atau masih di bulan Ramadhan. KPK pada 10 Maret 2026, mengumumkan menangkap dan kemudian menetapkan Muhammad Fikri Thobari Bupati Rejang Lebong sebagai salah satu tersangka dugaan suap proyek di lingkungan Pemkab Rejang Lebong, Bengkulu, tahun anggaran 2025-2026.(ant/wld/iss)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Pertimbangkan Pelebaran Defisit APBN 2026 Lebih dari 3% terhadap PDB
• 5 jam lalupantau.com
thumb
Rismon Sianipar Temui Gibran, Dapat Bingkisan Besar
• 10 jam laludisway.id
thumb
Menteri ESDM Bahlil Siapkan Intensif Program Konversi Motor Bensin jadi Listrik
• 12 jam laluliputan6.com
thumb
AS Beri Izin Sementara Pembelian Minyak Rusia untuk Stabilkan Pasar Energi
• 8 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Polda Metro Kecam Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Pastikan Buru Pelaku
• 4 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.