Perbaikan jalur mudik Semarang-Godong telah selesai dilakukan. Jalur ini siap dilintasi pemudik pada Lebaran Idul Fitri tahun ini.
Ruas jalan Semarang–Godong ini sebelumnya mengalami kerusakan usai tanggul Sungai Tuntang yang berada di Desa Tinanding, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, jebol hingga menyebabkan banjir.
Kini ruas jalan tersebut sudah kembali dioperasikan tepat sepekan sebelum Lebaran.
Pengoperasian kembali jalur tersebut ditandai dengan pembukaan blokade jalan oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Jumat (13/3). Dibukanya jalur tersebut mempermudah pemudik sehingga tidak perlu memutar mencari jalur lain.
Menghubungkan Semarang-Demak-PurwodadiAhmad Luthfi menyampaikan, ruas jalan Semarang–Godong tersebut sangat penting sebab jalur tersebut menjadi jalur utama penghubung perekonomian, logistik, dan pergerakan masyarakat. Selama terputus, masyarakat harus memutar mencari jalur lain.
"Jalur ini menghubungkan Semarang, Demak, Purwodadi. Jadi sangat penting sekali, makanya kemarin saya minta harus cepat selesai. Targetnya, H-7 Lebaran selesai dan ternyata bisa selesai," katanya melalui keterangan tertulis, Jumat (13/3).
Ia berpesan kepada Pemerintah Kabupaten Grobogan dan Demak serta stakeholder terkait agar melakukan perawatan, utamanya terkait tanggul sungai. Salah satunya dengan melakukan penanaman pohon dan perawatan lainnya.
"Rawat tanggulnya, tanami pohon, di sekitar tanggul. Masyarakat juga jangan buang sampah sembarangan," ujarnya.
Salah seorang warga Desa Tinanding, Kecamatan Godong, Yanti, merasa lega dengan diselesaikannya perbaikan tanggul dan jalan di lokasi tersebut. Ia mengaku tak lagi waswas.
"Saya sudah lega, tidak takut banjir lagi. Kemarin pas jebol itu airnya langsung masuk ke desa dan ke rumah-rumah," ujarnya.
Diketahui, ruas jalan Semarang–Godong mengalami kerusakan akibat tanggul jebol pada 15 Februari 2026 lalu. Akibatnya, masyarakat harus memutar arah mencari jalur lain.





