Airlangga Mau BP Batam Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi

cnbcindonesia.com
5 jam lalu
Cover Berita
Foto: Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto saat mengikuti Sidang Kabinet Paripurna, Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026). (Tangkapan Layar Youtube/ Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam (BP Batam) didorong pemerintah untuk melakukan percepatan pengembangan kawasan Batam sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang berdaya saing. Hal tersebut dalam rangka menghadapi dinamika global serta kebutuhan dalam percepatan pengembangan kawasan yang semakin kompetitif.

BP Batam pun akan melakukan penyesuaian fokus dan target kinerja internal guna memperkuat efektivitas pelaksanaan program serta mendorong percepatan pengembangan kawasan Batam sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang berdaya saing.

Baca: Airlangga: Skenario Harga Minyak Tinggi, Defisit APBN Bisa Lebih 3%

Dalam rangka mendukung upaya penyesuaian tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto selaku Ketua Dewan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam melantik Anggota/Deputi BP Batam pada Jumat (13/03). Sejumlah Anggota/Deputi BP Batam yang dilantik yakni Syarlin Joyo sebagai Deputi Bidang Pengelolaan Kawasan, Fary Djemy Francis sebagai Deputi Bidang Investasi, dan Denny Tondano sebagai Deputi Bidang Pengusahaan.


"Diperlukan tata kelola pengusahaan yang efisien, cepat, transparan, dan akuntabel. Sehingga dengan demikian para pelaku usaha merasa nyaman dan mendapatkan kepastian dalam berusaha di Batam," jelas Airlangga dikutip pada Jumat (13/3/2026).

Lebih lanjut, Airlangga menegaskan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong Batam sebagai kawasan yang bersaing dengan kawasan lainnya di negara lain. Hal tersebut dapat ditunjukan dengan adanya peningkatan pertumbuhaan ekonomi yang di atas rata-rata regional atau provinsi, peningkatan investasi, penyerapan lapangan kerja baru, dan peningkatan infrastruktur kawasan yang berstandar internasional.

Selain itu, Pemerintah juga telah menunjukkan komitmen kuat dalam mendorong pengembangan kawasan melalui penguatan aspek regulasi, antara lain melalui perubahan 4 (empat) Peraturan Pemerintah (PP) serta berbagai regulasi pendukung lainnya.

Pemerintah juga telah meminta Kementerian/Lembaga terkait untuk memberikan dukungan dan fasilitasi kepada BP Batam, sehingga proses perizinan berusaha dapat dilakukan secara lebih terintegrasi dan efisien, dengan perizinan yang diperlukan cukup difasilitasi melalui BP Batam.

Baca: Skenario Terburuk Ekonomi RI: Harga Minyak US$115, Defisit APBN 4,06%

Ke depan, Airlangga mendorong BP Batam untuk memanfaatkan berbagai peluang yang tersedia, termasuk menindaklanjuti berbagai komitmen investasi yang telah disepakati, seperti pengembangan industri semikonduktor. Langkah tersebut tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan realisasi investasi di kawasan Batam, tetapi juga menjadi bagian dari upaya strategis dalam menyiapkan transformasi ekonomi Indonesia ke depan yang semakin berbasis pada informasi dan teknologi, dengan industri semikonduktor sebagai salah satu tulang punggungnya.

"Dengan semangat kerja sama tidak hanya dalam internal tetapi juga dengan seluruh stakeholders di Batam, saya yakin Batam akan dapat menjadi daerah pengembangan industri dan wisata serta tujuan investasi," pungkas dia.


(ras/wur) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: China Kirim Sinyal Bahaya ke RI, Siap-Siap Untuk Kondisi Buruk

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
9 Tips Atur Keuangan Selama Ramadan 2026 Biar Tetap Kaya Sampai Idulfitri
• 5 jam lalugrid.id
thumb
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi, Rismon Sianipar Tetap Jalani Wajib Lapor Selama Lebaran
• 6 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Petrokimia Gresik Perkuat Industri Pupuk Nasional Lewat Strategi Pertumbuhan
• 8 jam lalurepublika.co.id
thumb
Prabowo Gelar Sidang Kabinet Bahas Mudik, Minta Ada Diskon Tarif Transportasi
• 5 jam lalukatadata.co.id
thumb
Kejagung Buka Opsi Kasasi Usai Hakim Bebaskan Delpedro Cs
• 3 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.