Bisnis.com, JAKARTA — Presiden RI Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara menyampaikan bahwa Bonus Hari Raya (BHR) harus dipastikan diterima oleh pekerja transportasi online yang meliputi pengemudi ojek dan kurir online.
Prabowo menyampaikan rasa syukurnya bahwa pekerja di sektor transportasi online mendapatkan BHR mulai dari Rp400.000 hingga Rp1,6 juta baru terjadi pada era pemerintahannya.
Dalam rapat tersebut, Prabowo awalnya meminta kepada Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Menteri Keuangan (Menkeu), dan Menteri Investasi memastikan tunjangan hari raya bagi semua aparatur sipil negara (ASN) agar tepat waktu serta tidak ada kendala. Presiden kemudian menyinggung BHR untuk mitra transportasi online.
"Yakinkan yang kita tentukan harus sampai ke mereka. Antara Rp400.000 sampai Rp1,6 juta per orang. Kita juga bersyukur baru di pemerintahan kita, pengemudi online dapat tunjangan hari raya," kata Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna (SKP) di Istana Negara pada Jumat (13/3/2026). SKP tersebut membahas terkait dengan kesiapan pemerintah dalam menghadapi Lebaran.
Sebelumnya, pemerintah telah resmi menerbitkan aturan terkait dengan pemberian BHR Keagamaan tahun 2026 bagi pengemudi ojek online dan kurir pada layanan angkutan berbasis aplikasi.
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemberian BHR ojek online senilai total Rp220 miliar pada tahun ini. Pemerintah juga mendorong agar aplikator transportasi daring untuk mencairkan BHR mulai H-14 lebaran Idulfitri 2026.
“Jumlah yang diberikan BHR tahun 2026 bisa mencakup kepada sekitar 850.000 mitra penerima atau pengemudi dengan nilai total Rp220 miliar, dan ini [nilainya] dua kali dari tahun lalu,” kata Airlangga.
Menurut Airlangga, pemerintah telah melakukan komunikasi intensif dengan aplikator terkait pemberian BHR kepada mitra pengemudi, kendati hanya berupa imbauan.
Dia lantas memerinci bahwa aplikator seperti Gojek dan Grab masing-masing akan memberikan BHR senilai total Rp100 miliar hingga Rp200 miliar kepada sekitar 400.000 mitra pengemudi.
Sisanya akan diberikan oleh aplikator lainnya seperti Maxim, yang mencanangkan pemberian BHR kepada 51.000 mitra pengemudi, serta InDrive kepada sekitar 500 mitra pengemudi. “Kami mendorong penyaluran dilakukan lebih awal H-14 atau paling lambat H-7 sebelum Idulfitri,” ujar Airlangga.





