Luhut di Rapat Kabinet: Iran Bangsa Arya, Tidak Mudah Ditaklukkan

disway.id
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Panjaitan mengatakan bahwa Iran merupakan bangsa Arya.

Dengan demikian, kata Luhut, Iran tak mudah ditaklukan.

BACA JUGA:Profil dan Riwayat Pendidikan Syamsul Auliya Rachman Bupati Cilacap yang Kena OTT KPK, Ternyata Lulusan IPDN

BACA JUGA:OTT Lagi! Kali ini Bupati Cilacap Diciduk KPK

"Saya ingin sampaikan pada peserta rapat yang terhormat, bahwa bangsa Iran ini adalah bangsa Arya. Jadi tidak mudah juga ditaklukkan," kata Luhut dalam laporannya kepada Presiden Prabowo Subianto di Sidang Kabinet, Jumat, 13 Maret 2026.

Berdasarkan slide yang ditampilkan oleh Luhut,  jumlah rudal yang diluncurkan Iran ke pangkalan AS dan Israel mulai menurun.

Menurut dia, perang teknologi juga digencarkan dalam perang di kawasan Timur Tengah selain perang senjata.

BACA JUGA:Prabowo: Dunia Penuh Ketidakpastian, Ekonomi Indonesia Harus Tetap Jalan, Rakyat Harus Tenang!

BACA JUGA:Prabowo: Dunia Penuh Ketidakpastian, Ekonomi Indonesia Harus Tetap Jalan, Rakyat Harus Tenang!

"Kalau kita lihat slide berikutnya, jumlah rudal yang ditembakkan Iran menurun tajam, sekarang 50% peluncuran rudal dilaporkan telah dihancurkan," jelas Luhut.

"Jangan lupa mereka membuat rudal, drone-drone yang murah, yang bisa ditembakkan dari mana saja. Tapi teknologi AI, seperti yang Bapak saksikan, itu juga memang berkembang. Jadi ini menurut saya perang teknologi dan juga spirit untuk melawan," sambungnya.

Menurutnya, dalam menghadapi serangan, Iran mengalami perpaduan teknologi dan spirit untuk melakukan perlawanan.

"Jadi ini adalah perpaduan teknologi dan juga spirit untuk melakukan perlawanan," tuturnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemilihan Presiden Barcelona Memanas, Xavi Hernandez Tanggapi Serangan Pedas Joan Laporta yang Menuduhnya Dendam
• 13 jam laluharianfajar
thumb
OJK Tekankan Laporan ESG yang Kredibel Jadi Daya Tarik di Mata Investor
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
Industri Perhotelan Makassar Lesu di Awal 2026, Gammara Hotel Tetap Taat Pajak
• 14 jam laluterkini.id
thumb
Bupati Cilacap Kena OTT KPK, PKB Hormati Proses Hukum
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
115 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta Lebih Awal, Tiket KA Laku Terjual
• 3 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.