JAKARTA — Penyaluran bantuan sosial keagamaan mencapai Rp473 miliar selama Ramadhan 1447 Hijriah. Program tersebut ditargetkan menjangkau sekitar 3 juta fakir miskin di 117 kabupaten dan kota yang menjadi fokus penanganan kemiskinan ekstrem.
Kementerian Agama (Kemenag) pun memastikan akan mengawal penyalurannya. Menurut Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag, Waryono Abdul Ghafur, Ramadhan merupakan momentum penting untuk memperkuat peran zakat, infak, dan sedekah dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
Adapun peluncuran penyaluran bantuan ini dilakukan dalam kegiatan "Selasar Hangat: Harmoni Lintas Keyakinan Kolaborasi Joyful Ramadan" di Jakarta International Velodrome, dikutip Jumat (13/3/2026).
Ia menegaskan, penguatan tata kelola zakat juga tidak hanya difokuskan pada penyaluran bantuan yang bersifat karitatif. Namun, juga diarahkan untuk mendorong kemandirian ekonomi para mustahik.
“Optimalisasi zakat, infak, dan sedekah harus diarahkan pada program yang benar-benar menyentuh masyarakat yang paling membutuhkan, sekaligus mendorong mereka untuk berdaya secara ekonomi,” ujarnya.




