LAYANAN kesehatan di Indonesia semakin bergerak menuju pendekatan preventive care dan kemudahan akses bagi masyarakat. Menyadari perubahan ini, Bumame memperluas layanannya untuk mendukung kebutuhan kesehatan keluarga, khususnya pada segmen kehamilan (maternity) dan kesehatan anak, melalui kolaborasi dengan penyedia layanan vaksinasi anak Imuni serta kolaborasi dengan Prof. Dr. dr. Nusratuddin Abdullah, Sp.OG, Subsp. F.E.R(K), MARS, dari Nusraya Fertility Center (Nusraya IVF) untuk pengembangan laboratorium patologi yang berlokasi di Astra Medic Clinic (AMC) di Makassar.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Bumame untuk menghadirkan layanan kesehatan yang lebih terintegrasi, mulai dari masa pre-kehamilan hingga kesehatan anak, sejalan dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan penyakit sejak dini.
Sejak Februari 2026, Bumame menyediakan laboratorium patologi di Astra Medic Clinic, Makassar, salah satu klinik pre-kehamilan (maternity) dan IVF terkemuka di Indonesia bagian timur. Kehadiran laboratorium ini menjadi pelengkap hasil pemeriksaan diagnostik yang lebih komprehensif bagi dokter dan pasien, karena khususnya dalam diagnostik pre-kehamilan, presisi hasil menjadi kunci keberhasilan program kehamilan. Dengan kerja sama strategis ini, diharapkan Astra Medic Clinic (AMC) dan Bumame dapat memperluas akses layanan kesehatan bukan hanya bagi masyarakat Makassar, tetapi juga bagi kota-kota lain di Indonesia bagian timur.
Baca juga : Kolaborasi Jadi Kunci RS Ini Bertahan 13 Tahun di Industri Kesehatan
CEO Bumame, James Andrew Wihardja, mengatakan bahwa pendekatan kolaboratif ini menjadi strategi penting dalam memperluas akses layanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat.
"Kami melihat bahwa kebutuhan layanan kesehatan keluarga semakin berkembang. Mulai dari pemeriksaan kesehatan selama program kehamilan, vaksinasi anak, hingga pemantauan kesehatan secara rutin. Karena itu, Bumame membangun kolaborasi dengan berbagai partner yang memiliki keahlian spesifik di bidangnya, sehingga layanan yang tersedia bisa lebih komprehensif dan mudah diakses masyarakat," ujar James dikutip dari siaran pers yang diterima, Jumat (13/3).
Menurutnya, pendekatan ini juga mencerminkan perubahan pola pikir masyarakat terhadap kesehatan, yang kini semakin mengarah pada pencegahan dan deteksi dini, bukan hanya pengobatan setelah sakit. Di sisi lain, dr. Dirga Sakti Rambe, M.Sc, Sp.PD, FINASIM, FRSPH, FRCP, Vaksinolog & Internis, sekaligus Chief Medical Advisor dari Imuni, menjelaskan bahwa vaksinasi pada anak tetap menjadi salah satu intervensi kesehatan paling penting untuk mencegah berbagai penyakit yang berpotensi fatal.
Baca juga : Perkuat Fokus Kesehatan Preventif, Bumame Resmi Buka Klinik di Cideng
"Vaksinasi pada anak sangat krusial karena banyak penyakit serius yang sebenarnya dapat dicegah melalui vaksinasi lengkap sejak usia dini. Dalam beberapa kasus, vaksinasi pada orang dewasa lebih bersifat sebagai booster, dengan asumsi bahwa vaksinasi dasar lengkap sudah dilakukan saat masih kanak-kanak," jelas dr. Dirga.
Ia juga menambahkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, terdapat perubahan pola pikir pada orang tua, terutama generasi milenial, yang semakin proaktif dalam menjaga kesehatan anak.
Namun demikian, tantangan tetap ada. Kesibukan orang tua di wilayah perkotaan sering kali menjadi faktor yang menyebabkan vaksinasi anak tertunda, meskipun kesadaran terhadap pentingnya vaksinasi semakin meningkat. Oleh karena itu, Bumame bersama Imuni kini menyediakan layanan vaksinasi anak dengan sistem walk-in Klinik Bumame, yaitu di Bumame BSD sejak 9 Februari lalu, dan menyusul di Bumame TB Simatupang dan Bumame Cideng mulai 24 Maret 2026.
Melalui kolaborasi ini, Bumame berharap dapat menghadirkan akses layanan kesehatan yang lebih mudah, cepat, dan terintegrasi, sehingga masyarakat, khususnya keluarga muda, dapat melakukan langkah pencegahan kesehatan dengan lebih praktis. Ke depannya, Bumame juga melihat bahwa kemitraan dengan berbagai penyedia layanan kesehatan akan menjadi salah satu pendekatan penting dalam memperluas jangkauan layanan, sekaligus menghadirkan pengalaman kesehatan yang lebih menyeluruh, terpercaya, dan nyaman bagi masyarakat Indonesia. (Fal/E-1)




