Ketegangan di wilayah perairan Timur Tengah kembali memanas. Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran melancarkan serangan balasan yang menargetkan dua kapal tanker minyak terkait Amerika Serikat di perairan utara Teluk Persia, dekat Selat Hormuz.
Serangan tersebut menyebabkan ledakan beruntun yang menghanguskan bagian kapal hingga dilalap api. Menurut laporan awal, serangan ini mengakibatkan satu orang tewas, sementara 38 orang lainnya berhasil diselamatkan.
Pihak Iran menyatakan bahwa serangan ini dilakukan dengan menggunakan teknologi drone bawah laut. Dalam sebuah rekaman video yang beredar, terdengar seruan 'Labbaik Ya Khamenei' dan pernyataan tegas mengenai penghancuran kapal tanker minyak milik Amerika Serikat di wilayah Teluk Utara tersebut.
Baca juga: Kian Panas! IRGC Luncurkan Gelombang Serangan ke-44 Gempur Pangkalan AS dan Israel
Dua kapal yang menjadi sasaran serangan tersebut diidentifikasi sebagai Safe Sea Vishnu, kapal yang disebut memiliki keterkaitan langsung dengan Amerika Serikat, serta Zeyfros, kapal tanker yang diketahui milik sebuah perusahaan asal Yunani.
Hingga saat ini, pemerintah Amerika Serikat belum memberikan komentar resmi terkait serangan yang diklaim Iran sebagai aksi balasan ini.




