Belajar dari Umar bin Khattab, Tak Memanfaatkan Jabatan untuk Kepentingan Pribadi

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Ustadz Das’ad Latif menekankan pentingnya moralitas dan sifat amanah bagi seorang pemimpin. Beliau mengangkat kisah legendaris Khalifah Umar bin Khattab sebagai cermin bagi calon pemimpin dan pemilih di Indonesia agar tidak terjebak pada praktik nepotisme.

Kisah ini bermula saat Umar bin Khattab, yang kala itu menjabat sebagai Amirul Mukminin, meninjau peternakan milik umat Muslim. Di sana, Umar dikejutkan oleh seekor unta yang terlihat jauh lebih gemuk dibandingkan unta-unta lainnya.

Setelah ditelusuri, terungkap bahwa unta tersebut adalah milik putra kandungnya sendiri, Abdullah bin Umar. Meskipun Abdullah mengaku merawat unta tersebut dengan modalnya sendiri, Umar tetap menunjukkan sikap penuh kehati-hatian. Beliau khawatir putranya mendapatkan fasilitas khusus atau perlakuan istimewa hanya karena statusnya sebagai anak kepala negara.

Sebagai solusi untuk menghindari syubhat (keraguan), Umar memerintahkan Abdullah untuk menjual unta tersebut, mengambil modal awalnya saja, dan menyerahkan seluruh keuntungan penjualannya ke kas negara (Baitul Mal).
  Baca juga: Privasi dalam Islam
Ustadz Das’ad Latif menyayangkan bahwa saat ini masyarakat sering kali merindukan sosok pemimpin seperti Umar bin Khattab namun sulit menemukannya di berbagai tingkatan, mulai dari lurah hingga presiden.

Beliau mengingatkan bahwa proses lahirnya pemimpin yang baik sangat bergantung pada cara masyarakat memilih. Masyarakat diimbau untuk tidak menentukan pilihan berdasarkan popularitas semata, seperti kekayaan, apalagi tergiur oleh praktik politik uang atau yang biasa dikenal 'serangan fajar'.

Menutup pesannya, Ustadz Das’ad menjelaskan bahwa momentum Ramadan seharusnya melahirkan pribadi yang mampu mengendalikan diri dari hal-hal yang dilarang. Kemampuan menahan diri ini diharapkan terbawa dalam kehidupan bernegara, terutama dalam memilih pemimpin yang memiliki moralitas tinggi dan bukan karena disogok.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dishub Jabar Prediksi Sejumlah Jalur Nontol Macet Saat Mudik 2026
• 8 jam laludetik.com
thumb
Bos BCA (BBCA) Ungkap Alasan Tebar Dividen Interim Hingga 3 Kali pada 2026
• 12 jam lalubisnis.com
thumb
Dedi Mulyadi Pangkas Anggaran Baju Dinas dan Kunjungan ke Luar Negeri, Ternyata Ini Alasannya
• 21 jam lalugrid.id
thumb
Ekspor Indonesia ke Timur Tengah Tetap Berjalan Meski Biaya Angkut Naik
• 4 jam lalupantau.com
thumb
Pemprov Kaltim Dorong UMKM Maksimalkan Momentum Lebaran
• 14 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.