BPKH-Muhammadiyah perkuat kampanye Green Hajj dorong haji peduli alam

antaranews.com
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bersama Pimpinan Pusat Muhammadiyah terus memperkuat kampanye Green Hajj sebagai upaya mengajak jamaah haji peduli akan lingkungan, mengingat manusia dan alam adalah satu kesatuan yang tak terpisahkan.

“Kami mengembangkan konsep dan menerbitkan buku Green Hajj yang penting agar jamaah memahami bahwa pelaksanaan ibadah haji juga dapat dilakukan secara ramah lingkungan sesuai nilai yang diajarkan Rasulullah saw,” kata Anggota Badan Pelaksana BPKH Harry Alexander di Jakarta, Jumat.

Harry menjelaskan konsep Green Hajj bertujuan membangun kesadaran lingkungan bagi jamaah haji agar menjadi haji mabrur yang memiliki tanggung jawab terhadap lingkungan sepanjang hayat.

Menurutnya, buku Panduan Green Hajj yang telah disusun bersama Majelis Lingkungan Hidup PP Muhammadiyah akan diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dan Arab agar dapat menjadi referensi internasional.

“Buku Panduan Green Hajj akan diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris dan Arab. Ini akan menjadi contoh dari Indonesia bagi dunia internasional,” kata dia.

Baca juga: Isra Mikraj, Menag ajak umat peduli alam dan sosial lewat nilai Shalat

Dalam buku panduan itu, dibahas pula soal wakaf pohon. Jamaah haji Indonesia didorong untuk turut berwakaf pohon produktif yang nantinya bukan hanya bernilai ekonomis dari buah yang dihasilkan, juga untuk menekan emisi karbon.

Menurutnya, wakaf pohon tersebut dapat dilakukan melalui skema investasi berbasis sukuk yang juga memberikan manfaat ekonomi bagi umat.

“Pohon yang ditanam bisa berupa tanaman konservasi maupun tanaman budidaya. Misalnya kita membeli 100 hektar lahan yang ditanami kelapa, maka setiap bulan bisa menghasilkan sekitar 40 juta rupiah. Selain manfaat ekonomi, kita juga mendapatkan manfaat biodiversitas,” ujarnya.

Ia menambahkan pendekatan berbasis isu lingkungan yang diusung melalui program Green Hajj juga menarik perhatian generasi muda, khususnya generasi Z dan milenial.

Gaya pendekatan yang relevan dengan gaya hidup generasi muda, antara lain dengan mengajak mereka menyisihkan sebagian pengeluaran untuk menabung haji melalui aplikasi digital dan layanan perbankan.

Baca juga: Cara memperkenalkan kesadaran lingkungan pada anak

“Sekarang Gen Z dan milenial yang mendaftar haji sudah mencapai sekitar 25 persen dari total daftar tunggu. Ini angka yang menggembirakan karena menunjukkan anak-anak muda mulai peduli dan berkomitmen untuk menunaikan ibadah haji,” katanya.

Sementara itu, Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas menegaskan persoalan sampah di Indonesia sudah sangat meresahkan dan perlu diselesaikan mulai dari hulu, yakni dari tingkat rumah tangga.

“Masalah sampah sangat meresahkan. Kalau kita berbicara dari hulu, maka itu berarti dari rumah tangga. Salah satu yang terpikir oleh saya adalah, bagaimana sampah itu bisa diolah dengan bantuan bakteri sehingga bisa menjadi kompos,” ujar Buya Anwar Abbas.

Ia juga mendorong MLH PP Muhammadiyah untuk menyusun panduan praktis bagi masyarakat dalam mengelola sampah secara sederhana di tingkat rumah tangga.

“MLH bisa membuat buku yang mengajarkan warga bagaimana mengolah sampah dengan bakteri, sehingga sampah bisa diubah menjadi kompos. Ini penting agar masyarakat memiliki pengetahuan dan budaya baru dalam mengelola sampah,” kata dia.

Baca juga: BPKH: Indonesia harus jadi pelaku dalam ekosistem ekonomi haji

Baca juga: BPKH dan Muhammadiyah kolaborasi susun buku Responsible Green Hajj


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dokter Kamelia Sebut Ammar Zoni Membantah Kirim Surat Minta Putus
• 21 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Laporan Intelijen Mengejutkan : Rusia Bantu Iran Melancarkan Serangan Drone ke Militer AS
• 12 jam laluerabaru.net
thumb
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras saat Naik Motor di Salemba, Luka Bakar 24%
• 14 jam laludisway.id
thumb
Iran Klaim Hancurkan Kapal Tanker Terafiliasi AS, 1 Tewas dan 38 Dievakuasi | SAPA MALAM
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Angela Gilsha Comeback ke SCTV, Adu Peran dengan Adhisty Zara di Beri Cinta Waktu
• 8 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.