Selat Hormuz Ditutup, Impor Minyak dari AS Butuh Waktu Lebih Lama ketimbang Timteng

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

Harga minyak mentah global menembus level USD100 per barel imbas penutupan Selat Hormuz.

Harga minyak mentah global menembus level USD100 per barel imbas penutupan Selat Hormuz. (Foto: iNews Media/Iqbal Dwi Purnama)

IDXChannel - Harga minyak mentah global menembus level USD100 per barel imbas penutupan Selat Hormuz. Langkah ini merupakan dampak dari perang antara Iran dan AS-Israel yang telah berlangsung selama dua pekan.

Impor minyak dari AS dinilai bisa menjadi altenatif bagi Indonesia mengingat kedua negara memiliki perjanjian jual beli minyak senilai USD15 miliar. Namun, impor dari Negeri Paman Sam bukannya tanpa tantangan.

Baca Juga:
Stok BBM di Tangki Capai 23 Hari, Masyarakat Tak Perlu Panic Buying

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia menilai, Indonesia selama ini banyak mengimpor minyak dari Timur Tengah (Timteng). Sementara, impor minyak dari AS tidak terlalu signifikan karena pertimbangan jarak tempuh.

"Memang tantangannya adalah kalau dari Amerika lebih lama, (perjalanan) mencapai 40 hari. Kalau dari Middle East (Timteng) itu 2-3 minggu. Tetapi sekarang kita bikin kontrak jangka panjang," ujarnya dalam Sidang Kabinet Paripurna di Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Baca Juga:
Harga Minyak Meroket, Prabowo Singgung Penghematan BBM hingga Pengurangan Gaji Pejabat

Bahlil mengatakan total impor minyak mentah dari kawasan Timteng mencapai 20 persen dari total impor minyak mentah di Indonesia. Sementara sisanya didapatkan dari negara lain.

"Jadi minyak mentahnya itu 20 persen memang dari Middle East. Sisanya kita dapat dari Angola, Nigeria, Brasil, kemudian sebagian Amerika, sebagian dari Malaysia. Jadi itu pun kita sudah dapat penggantinya," katanya.

Sebelumnya, Indonesia telah menyepakati perjanjian pembelian minyak mentah dari Amerika Serikat hingga USD15 miliar atau setara Rp253 triliun. Kontrak ini merupakan hasil kesepakatan dagang antara Jakarta dan Washington.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dinkes Banten Temukan 2.000 Suspek Campak hingga Maret 2026: Mengarah KLB
• 14 jam laludetik.com
thumb
Luhut: Iran Tak Akan Tutup Selat Hormuz Lebih Lama
• 9 jam lalukatadata.co.id
thumb
Video Kejar-kejaran Diduga Tabrak Lari di Bekasi Viral, Sopir Ditangkap Polisi
• 8 jam lalukompas.com
thumb
Menhub Tambah Fasilitas Penyeberangan di Pelabuhan Merak untuk Antisipasi Lonjakan Pemudik
• 14 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Psikolog Tekankan Orang Tua Harus Jadi Teladan dalam Mengatur Penggunaan Gawai Anak
• 18 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.