Jakarta: Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho menyebut terjadi peningkatan kendaraan pada hari pertama Operasi Ketupat 2026, Jumat, 13 Maret 2026. Namun, kondisi lalu lintas dipastikan masih terkendali.
“Hasil pemantauan hari ini kondisi arus masih cukup terkendali. Memang ada peningkatan,” kata Agus dikutip dari Antara, Sabtu, 14 Maret 2026.
Tak hanya kondisi lalu lintas, Polri melakukan pemantauan terhadap pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas). Hasilnya menunjukkan bahwa situasi juga cukup terkendali.
“Kami laporkan sampai saat ini harkamtibmas juga cukup terkendali, tidak ada peristiwa menonjol. Kamseltibcarlantas (keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas) ada peningkatan, namun belum signifikan,” ungkap Agus.
Baca Juga :
Dishub Jabar Bakal Sanksi Tegas Angkot dan Becak Nekat Beroperasi di Jalur Mudik“Sejauh ini yang kami lihat masih berjalan agak sedikit di atas normal, tapi relatif cukup berjalan dengan kondusif,” kata Dudy.
Ilustrasi mudik. Foto: MI/Ramdani.
Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengatakan pihaknya akan terus memonitor kondisi selama arus mudik berlangsung. Sebab, diperkirakan akan terjadi bangkitan arus lalu lintas pada Sabtu ini atau hari kedua Operasi Ketupat 2026.
Operasi Ketupat 2026 berlangsung selama 13 hari mulai 13 Maret sampai 25 Maret 2026 dengan melibatkan 161.243 personel gabungan. Polri telah menyiapkan 2.746 pos yang terdiri atas 1.624 pos pengamanan, 779 pos pelayanan, serta 343 pos terpadu, sebagai pusat informasi dan pelayanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan.
Pengamanan juga akan difokuskan terhadap 185.607 objek berupa masjid, lokasi salat Idul Fitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, dan bandara.




