Polisi Beberkan Kronologi Kasus Dugaan Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS

tvrinews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Nirmala Hanifah

TVRINews, Jakarta  

Polda Metro Jaya telah membeberkan detik-detik dugaan penganiayaan berat menyiramkan air keras dengan korban Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus pada Kamis, 12 Maret 2026 lalu. Hal itu diungkapkan oleh, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto.

"Kejadian penyiraman air keras itu di hari Kamis, 12 Maret 2026 sekira pukul 23.30 WIB di sekitar Jalan Salemba," kata Kombes Budi 

Lebih lanjut, ia menuturkan saat kejadian korban tengah berkendara seorang diri menggunakan sepeda motor. Tak lama kemudian, korban disiram air keras oleh orang tak dikenal (OTK) dari arah depan hingga korban terjatuh dari kendaraan roda duanya.

Namun, hingga saat ini pihak kepolisian belum bisa membeberkan lebih rinci terkait kronologi kejadian tersebut. Hal ini karena, sampai saat ini korban sendiri belum bisa diperiksa.

"Tadi kami sampaikan, korban masih belum bisa memberikan informasi yang banyak karena kondisi pemulihan," kata Kombes Budi.

"Kita beri ruang kepada korban, kepada dokter medis untuk memberikan pemulihan dulu, tetapi di luar dari itu, kita mengambil untuk lingkar luar untuk melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan barang bukti yang ada," sambungnya.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
8 Fakta Aktivis KontraS Diserang Pakai Air Keras
• 8 jam laludetik.com
thumb
Safari Ramadan ke Kepulauan Seribu, Pramono Tinjau Infrastruktur dan Layanan Publik
• 25 menit lalutvrinews.com
thumb
SPPI Bersatu Ajak Pekerja Pelabuhan Tetap Profesional Hadapi Dampak Konflik Timur Tengah terhadap Rantai Pasok Global
• 5 jam lalupantau.com
thumb
Menteri-Ketum Parpol Mampir ke Rumah Jokowi, Apa yang Dibicarakan?
• 23 jam laludetik.com
thumb
Prabowo Minta Jajarannya Pastikan Penyaluran BHR, Sebut Pengemudi Ojol sebagai Pekerja
• 22 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.