Jalur Penyeberangan di Selat Sunda Kondusif saat Mudik Lebaran 2026

idxchannel.com
13 jam lalu
Cover Berita

Secara umum kondisi cuaca dan perairan di wilayah Banten, khususnya jalur penyeberangan Selat Sunda, relatif kondusif untuk mendukung kelancaran mudik lebaran

Jalur Penyeberangan di Selat Sunda Kondusif saat Mudik Lebaran 2026 (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa secara umum kondisi cuaca dan perairan di wilayah Banten, khususnya jalur penyeberangan Selat Sunda, relatif kondusif untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026. 

Kondisi tersebut dinilai cukup mendukung perjalanan darat masyarakat yang menuju pelabuhan selama periode mudik.

Baca Juga:
Prabowo Minta Jajarannya Kaji Skenario WFH dan Pengurangan Hari Kerja Jika Krisis Terjadi

"Insyaallah, kondisi cuaca tahun ini cukup mendukung untuk perjalanan darat," ujar Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani dalam keterangannya, Sabtu (14/3/2026).

Lebih lanjut, ia merincikan bahwa berdasarkan prediksi curah hujan di wilayah Banten untuk bulan Maret dan April, sisi utara terpantau berada dalam kategori rendah hingga menengah. Sementara itu, wilayah bagian selatan, curah hujan berada di kategori menengah hingga tinggi. Menjelang bulan April, curah hujan di sepanjang ruas jalan tol diprediksi masuk kategori rendah hingga menengah.

Baca Juga:
Sebagian Wilayah Indonesia dalam Masa Peralihan Musim Hujan saat Libur Idulfitri 2026

Terkait kondisi perairan laut, selama bulan Maret tinggi gelombang di wilayah Selat Sunda diperkirakan berkisar antara 0,5 hingga 2 meter yang masih aman untuk pelayaran. Kecepatan angin terpantau berada pada kisaran 2 hingga 6 knot, jauh di bawah batas maksimal pelayaran sebesar 20 knot. Sementara itu, kecepatan arus laut tercatat berkisar antara 20 hingga 60 sentimeter per detik, masih jauh di bawah ambang batas 120 sentimeter per detik.

"Secara umum, gelombang, angin, dan arus masih kondusif untuk libur Lebaran tahun ini. Bahkan, untuk periode 15-17 Maret, kondisi laut diprediksi sangat tenang dengan tinggi gelombang kurang dari 0,5 meter," katanya.

Baca Juga:
Kemlu Sebut Belum Ada Pengumuman dari Saudi Soal Perubahan Penyelenggaraan Haji 2026

Untuk memastikan keselamatan pelayaran dan aktivitas penyeberangan, BMKG secara intensif memantau kondisi atmosfer serta memperbarui prakiraan cuaca maritim secara berkala. Informasi prakiraan cuaca maritim untuk tiga hari ke depan diperbarui setiap satu jam dan disampaikan langsung kepada pemangku kepentingan di pelabuhan, termasuk Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP).

Faisal menegaskan bahwa informasi yang disampaikan BMKG mencakup suhu udara, kelembapan, kondisi cuaca, arah dan kecepatan angin, serta tinggi gelombang di wilayah Pelabuhan Merak, Bakauheni, dan sekitarnya.

Baca Juga:
Prabowo dan Jajaran Kabinet Bayar Zakat, Baznas Optimistis Target Rp60 Triliun Tercapai

"BMKG bertugas menyuplai informasi, namun kewenangan untuk menghentikan pelayaran saat status mencapai level ‘Awas’ sepenuhnya berada di tangan KSOP," tutur dia.

Faisal juga menyoroti kesiapan infrastruktur observasi BMKG di wilayah Banten. Dari sekitar 10.800 Alat Utama (Alut) BMKG yang tersebar di seluruh Indonesia, Provinsi Banten termasuk wilayah dengan dukungan fasilitas observasi yang cukup lengkap.

Baca Juga:
Konsumsi Fesyen Muslim Dunia Diproyeksi USD433 Miliar pada 2028

Ia menambahkan bahwa BMKG juga mengoperasikan Automatic Weather Station (AWS) Maritim di Merak, Ciwandan, dan Bakauheni, serta AWS yang terpasang di kapal penyeberangan seperti KMP Legundi. Selain itu, terdapat radar maritim di Merak dan Cinangka yang bekerja selama 24 jam secara real-time untuk memantau potensi cuaca ekstrem, kondisi gelombang laut, hingga potensi gempa bumi dan tsunami.

"BMKG menghimbau seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat untuk selalu memperbarui informasi cuaca, peringatan dini, serta kondisi potensi risiko melalui kanal resmi BMKG agar langkah antisipasi dapat dilakukan dengan cepat dan tepat," katanya.

(kunthi fahmar sandy)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Turuti Arahan Prabowo, Menpar Siapkan Promosi 118 Destinasi Wisata
• 18 jam lalubisnis.com
thumb
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Disorot Komnas HAM, Dinilai Pelanggaran Serius UU HAM
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Ribuan Pemudik Bersiap Berangkat, Mudik Bareng Pertamina Dorong Perjalanan Aman dan Hemat BBM
• 2 jam lalurepublika.co.id
thumb
BPKH-Muhammadiyah Perkuat Kampanye Green Hajj, Dorong Haji Peduli Lingkungan
• 15 jam laludisway.id
thumb
Bupati Cilacap Bersama 12 Orang Lainnya Sudah Berada di Gedung Merah Putih KPK
• 15 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.