Pemprov dan Baznas Jateng Salurkan 8.000 Paket Sembako Selama Ramadan

tvrinews.com
8 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Octavian Dwi

TVRINews, Semarang 

Selama bulan Ramadan dan menyambut Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) wilayah setempat telah membagikan paket sembako sebanyak 8.000 paket senilai Rp2 miliar.

Bantuan berasal dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS), yang sebagian besar berasal dari para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Terbaru adalah pembagian sembako sebanyak 600 paket kepada penerima manfaat yang terdiri atas pedagang kaki lima, penyapu jalan, tukang parkir, panti asuhan, sampai marbot masjid dan musala yang ada di sekitar lingkungan Kantor Gubernur. Pembagian dilakukan langsung oleh Gubernur Ahmad Luthfi, Sekda Jateng Sumarno, dan Ketua Baznas Jateng Ahmad Daroji di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang pada Jumat, 13 Maret 2026. 

"Karana ini mau lebaran, jadi biar semua orang juga bisa bungah (gembira) menyambut lebaran, maka ada ide dari Gubernur Jawa Tengah agar teman-teman yang kesulitan itu kita beri bantuan sembako. Hari ini kami siap 600 paket," kata Ketua Baznas Jateng Ahmad Daroji dalam rilis yang diterima tvrinews.com, Sabtu, 14 Maret 2026.

Di kesempatan yang sama, Gubernur Ahmad Luthfi menyebut bahwa agenda ini adalah salah satu upaya menciptakan ikat sosial kepada masyarakat . Ia juga menginstruksikan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daearh (OPD) di lingkungan Pemprov Jateng untuk melakukan hal yang sama di sekitar kantornya, sehingga tidak ada jarak antara masyarakat dengan birokrasi.

"Sebelumnya juga sudah ada kegiatan yang dilakukan oleh Dinas Pertanian dan Peternakan untuk supeltas, tukang parkir, penjaga masjid, hingga penjaga makam di Ungaran dan Banyumanik," kata Luthfi.

Salah satu penerima manfaat, Sunadi, yang kesehariannya menjadi tenaga kebersihan atau penyapu jalan di Jalan Dr Sutomo dan Menteri Supeno Kota Semarang mengucapkan rasa syukurnya atas paket sembako yang diterimanya.

"Alhamdulillah. Senang dan sangat menbantu. Bisa buat lebaran," ujarnya.

Hal yang sama disampaikan oleh Maryanto. Warga asal Sragen yang tiap hari berjualan kerupuk di Kota Semarang.  Ia mengaku senang karena dapat sembako berupa beras, mi instan, minyak goreng dan lainnya. 

"Ini bermanfaat, saya bawa pulang untuk keluarga," ujarnya.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Indef nilai daya beli masyarakat harus dijaga di tengah tekanan global
• 4 jam laluantaranews.com
thumb
Berkat Jadi BRILink Agen, Wanita di Merauke Ini Berhasil Kembangkan Usaha hingga Perbaiki Ekonomi Keluarga
• 10 jam laluviva.co.id
thumb
Kepala BSKDN Tekankan Pengendalian Pencemaran Udara Berbasis Data & Kolaborasi Daerah
• 15 jam lalujpnn.com
thumb
Sumbar ajukan pembangunan pusat kebudayaan senilai Rp382 miliar
• 8 jam laluantaranews.com
thumb
Ratusan Siswa Difabel Bandung Raya Khataman Al-Qur’an Braille di Masjid Ibnu Umi Maktum
• 59 menit laludisway.id
Berhasil disimpan.