Pemudik Mulai Berangkat Lebih Awal dari Terminal Lebak Bulus, Harga Tiket Bus Naik

tvrinews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Nirmala Hanifah

TVRINews, Jakarta  

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026/ 1447 Hijriah, sejumlah pemudik mulai berangkat lebih awal dari Jakarta menuju berbagai daerah di Pulau Sumatera dan Jawa. Di mana, salah satu titik keberangkatan yang mulai dipadati memudik yakni Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Selain itu, nampak suasana di Terminal Lebak Bulus mulai didatangi puluhan pemudik yang hendak pulang ke kampung halaman.

Karena tingginya permintaan tiket bus, membuat harga tiket mulai naik. Lantaran hal tersebut, pemudik mengaku harus memesan tiket dua pekan sebelum keberangkatan agar tak kehabisan kursi.

Salah satunya, Rafiq Zuanda salah satu pemudik tujuan Baturaja, Sumatera Selata mengaku dirinya memesan tiket hampir dia pekan sebelumnya.

“Kalau beli tiket, hampir setengah bulan lalu. Kalau sekarang harganya lumayan naik jadi Rp360.000. Sebelumnya, Rp250.000,” ungkapnya 

Tak hanya itu, ia juga mengaku memilih pulang ke kampung halaman lebih awal untuk menghabiskan waktu dengan keluarga.

“Karena jauh dari keluarga, jadi mau cari waktu spend time buat keluarga biar bisa merasakan buka bareng dengan keluarga,” ucapnya

Di kesempatan yang lain, Eka salah satu pemudik mengatakan alasan dirinya memilih mudik lebih awal agar tak kena macet.

“Biar tidak macet,” kata Eva

Polda Metro Prediksi Puncak Mudik Periode Pertama Terjadi Hari Ini

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin telah memprediksi jika punca mudik periode pertama hari raya idul fitri 2026 akan terjadi pada Sabtu, 14 Maret dan Minggu, 15 Maret 2026 mendatang.

"Kita memprediksi besok, Sabtu dan Minggu puncak arus mudik pertama," ungkapnya kepada awak media termasuk tvrinews.com di Mapolda Metro pada Jumat, 13 Maret 2026.

Kendati demikian, ia mengatakan jika prediksi tersebut bisa mundur.

"Nah kita lihat apakah besok ini memang betul menjadi puncak atau mundurkah hari Senin atau mundurkah hari Selasa. Nah itu kan artinya kita masih melihat situasi ataupun pola pergerakan masyarakat," ucap Komar.

Ia menuturkan, jika kebijakan ganjil-genap (gage) merupakan bagian dari regulasi dari pemerintah daerah untuk menata sistem transportasi dan lalu lintas (lalin) di wilayahnya.

“Ganjil genap itu kebijakan, regulasi bagi setiap daerah untuk mengelola ataupun menata sistem transportasi, lalu lintas di wilayah masing-masing,” kata dia

Lebih lanjut, ia menerangkan di Jakarta pihaknya tak berlakukan gage saat akhir pekan dan hari libur. Di mana, ketentuan tersebut diberlakukan dengan tujuan agar mobilitas masyarakat tetap berjalan lebih leluasa.

“Untuk Jakarta, saat ini yang diberlakukan itu untuk Sabtu, Minggu, ataupun libur, ganjil genap itu tidak diberlakukan, masyarakat,” kata dia

Ia juga mengatakan, jika ke depan kemungkinan aturan akan menyesuaikan dengan mometum libur tertentu seperti libur bersama maupun hari libur nasional. Di mana, penyesuaian ini akan mengikuti kebijakan pemerintah yang berlaku.

“Sama halnya kemungkinan nanti akan diberlakukan itu pada saat libur, eh yang sifatnya ini kebijakan dari pemerintah, libur bersama, kemudian juga libur nasional. Nah ini yang nanti akan eh ikut aturannya akan disamakan,” tegasnya

Kendati demikian, pihaknya akan tetap membuka peluang penerapan kebijakan yang lain apabila kondisi lalu lintas berubah. Setiap keputusan nantinya akan disampaikan terlebih dahulu kepada masyarakat.

“Namun, tentunya manakala nanti situasinya, dinamikanya berubah, tentu ada kebijakan-kebijakan yang akan diberlakukan. Namun, tentu di- diawali nanti akan diinformasikan lebih lanjut. Itu namanya diskresi yang kita lakukan,” kata dia lagi

Editor: Redaksi TVRINews


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Di Depan Para Menteri, Prabowo Singgung Langkah Pakistan Hadapi Krisis Energi
• 11 jam lalukatadata.co.id
thumb
Pemerintah Evakuasi Tahap Kedua 34 WNI dari Iran
• 12 jam lalurctiplus.com
thumb
3 Hal Ini Jadi Syarat Presiden Iran Jika Perang Ingin Berakhir
• 17 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Pantas Saja Jay Idzes Cs Kesulitan di Serie A, Legenda Italia Sindir Sassuolo Lebih Fokus Jual Pemain Muda
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
CBDK Cetak Laba Bersih Rp1,36 Triliun Sepanjang 2025, Melonjak 48 Persen
• 17 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.