Jelang Lebaran, Pemerintah Pastikan Harga Pangan Masih Terkendali Meski Permintaan Naik

wartaekonomi.co.id
7 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pemerintah memastikan ketersediaan pangan nasional menjelang Lebaran tetap aman dengan harga yang masih berada dalam batas acuan, meskipun permintaan masyarakat meningkat.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa secara umum stok berbagai komoditas pangan utama dalam kondisi cukup dan harga relatif terjangkau.

“Pangan tadi sudah dilaporkan, ketersediaan cukup, harga terjangkau. Memang ada beberapa yang naik, tetapi masih dalam harga acuan,” ujar Zulkifli Hasan kepada wartawan saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan pada Jumat (14/3/2026).

Ia menjelaskan, sejumlah komoditas pokok seperti beras, jagung, telur, ayam, daging, hingga ikan tersedia dalam jumlah yang memadai di pasar. Kenaikan harga yang terjadi menjelang Lebaran dinilai masih wajar karena peningkatan konsumsi masyarakat.

“Beras banyak, jagung banyak, telur banyak, ayam banyak, daging banyak, ikan... cukup, terjangkau. Naik sedikit, tapi masih dalam acuan,” katanya.

Baca Juga: Prabowo: Krisis Global Justru Percepat Transformasi Energi dan Pangan Indonesia

Zulhas juga menyoroti harga cabai yang sebelumnya sempat mengalami kenaikan cukup tinggi. Namun saat ini, menurutnya, harga komoditas tersebut mulai menunjukkan tren penurunan.

“Bahkan cabai yang tadinya agak mahal, sekarang cenderung agak turun,” jelasnya.

Terkait keluhan sebagian masyarakat mengenai kenaikan harga pangan, Zulkifli menilai hal tersebut dipicu oleh lonjakan permintaan menjelang hari raya.

“Ya, Lebaran permintaan banyak. Masih dalam acuan, karena stoknya banyak,” ujarnya.

Pemerintah memastikan akan terus memantau kondisi pasar serta menjaga pasokan agar harga pangan tetap stabil hingga perayaan Idulfitri.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pelindo Proyeksikan Jumlah Pemudik Melalui Pelabuhan Benoa Menurun
• 11 jam lalubisnis.com
thumb
Luhut di Rapat Kabinet: Iran Bangsa Arya, Tidak Mudah Ditaklukkan
• 22 jam laludisway.id
thumb
Air Asia Catat Pendapatan Rp7,87 Triliun dan Kerugian Turun 15% di 2025
• 7 jam lalumedcom.id
thumb
Pertanda Buruk Muncul di Dekat RI, Lebih Banyak dari Seabad Lalu
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
ITS Berangkatkan 27 Bus Mudik Gratis untuk Ribuan Civitas Akademika
• 1 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.