Video Sopir Truk yang Mengubah Nasib Bocah 4 Tahun Pemulung di Cakung

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com – Nasib pilu dialami F, bocah berusia empat tahun yang harus memulung botol bekas di kawasan Cakung, Jakarta Timur.

Aksi F memungut botol di pinggir jalan menjadi viral di media sosial setelah direkam oleh seorang sopir truk yang melintas di lokasi.

Dalam video tersebut, sang sopir juga tampak memberikan sejumlah uang kepada bocah itu.

Baca juga: Viral Bocah 4 Tahun Memulung di Cakung: Bapak Dipenjara, Ibu Nikah Lagi

Video itu diunggah oleh akun Instagram @bekasikinian dan kemudian menyebar luas di berbagai platform media sosial.

Dalam rekaman tersebut, F terlihat mengenakan kaus putih sambil memanggul karung yang digunakan untuk menampung botol-botol bekas yang ia kumpulkan.

Baca juga: Bocah 4 Tahun yang Memulung di Cakung Dipulangkan ke Ibunya di Sumedang

Bocah itu kemudian menghampiri perekam video yang diduga seorang sopir truk.

Percakapan singkat pun terjadi. Dengan polos, F menjelaskan bahwa dirinya tinggal bersama sang nenek di wilayah Cakung.

Memulung untuk membantu nenek

Kapolres Metro Jakarta Timur, Alfian Nurrizal, yang mendatangi kediaman F menjelaskan kondisi keluarga membuat F harus tinggal bersama neneknya di sebuah lapak pemulung.

Menurut Alfian, ayah F saat ini sedang menjalani proses hukum di Polres Bekasi.

Sementara itu, ibu F diketahui telah menikah lagi dan tinggal di wilayah Jawa Barat.

"F diketahui tinggal bersama neneknya Tursini di sebuah lapak pemulung. Ia memulung untuk membantu sang nenek yang juga bekerja sebagai pemulung," kata Alfian saat dikonfirmasi.

Tak sendiri, F juga tinggal bersama adiknya yang masih berusia tiga tahun berinisial N. Keduanya kerap ikut memulung.

Polisi hubungi ibu kandung

Polisi kemudian mempertemukan kedua anak tersebut dengan ibu kandungnya melalui panggilan video.

Percakapan itu menjadi momen penting dalam menentukan nasib mereka ke depan.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Dalam percakapan tersebut, ibu F menyatakan kesediaannya untuk kembali mengasuh kedua anaknya di Sumedang," katanya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menteri HAM Desak Polisi Usut Tuntas Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus
• 11 jam laluliputan6.com
thumb
Foto: Mengintip Posko Pemudik Hasil Kolaborasi Relawan di Jalur Kalimalang
• 12 menit lalukumparan.com
thumb
Ketahanan Pangan: Cadangan Beras Capai Rekor
• 3 jam lalutvrinews.com
thumb
Indonesia Harap Mojtaba Khamenei Bisa Percepat Perdamaian di Timur Tengah
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Pimpin Dewan HAM PBB, Indonesia Diuji Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
• 5 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.