Cuaca Ekstrem, ASDP Perketat Standar Keselamatan Penyeberangan Bakauheni-Merak Saat Arus Mudik Lebaran 2026

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

Lampung Selatan, VIVA – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Utama Bakauheni memperketat standar keselamatan operasional kapal penyeberangan penumpang dan logistik untuk memastikan layanan tetap aman di tengah kondisi cuaca ekstrem di perairan Selat Sunda selama arus mudik Lebaran 2026.

Langkah tersebut dilakukan melalui pemantauan intensif kondisi cuaca, pengecekan kesiapan armada, serta penguatan koordinasi dengan berbagai otoritas pelabuhan terkait.

Baca Juga :
Jumlah Penumpang Lebaran Diprediksi Tembus 5,82 Juta, ASDP Terapkan Single Tarif
Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk-Lombok Ditutup saat Nyepi, Catat Tanggalnya!

General Manager ASDP Cabang Bakauheni, Partogi Tamba, mengatakan pemantauan cuaca dilakukan secara berkala dengan dukungan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika.

“Tentu saja BMKG menjadi partner kami dalam memantau perkembangan cuaca terkini di perairan Selat Sunda,” kata Partogi di Lampung Selatan, Sabtu (14/3/2026).

Antisipasi Cuaca Ekstrem

Menurut Partogi, kondisi cuaca ekstrem masih kerap terjadi di wilayah perairan Selat Sunda. Karena itu, ASDP terus memperketat standar keselamatan dalam setiap operasional penyeberangan, baik untuk angkutan penumpang maupun logistik.

“Kami terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak terkait, seperti BMKG, Kepolisian, dan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) untuk mengantisipasi serta menjamin keselamatan para penumpang kapal," ujarnya.

Koordinasi Lintas Instansi

Dalam operasional sehari-hari, ASDP melakukan berbagai langkah pengawasan sebelum kapal diberangkatkan, mulai dari pemantauan kondisi cuaca, pengecekan kesiapan kapal, hingga koordinasi dengan sejumlah instansi terkait.

Instansi yang terlibat antara lain Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD), BMKG, serta unsur Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia.

"Kami juga diberi akses dari BMKG untuk memantau langsung kondisi terkini di perairan selat Sunda. Keselamatan pengguna jasa adalah prioritas utama kami. Kami bekerja sama dengan semua stakeholder untuk memastikan layanan penyeberangan tetap optimal,” ucapnya.

Imbauan bagi Pengguna Jasa

ASDP juga mengimbau masyarakat yang akan menggunakan layanan penyeberangan untuk selalu memantau informasi cuaca dan mengikuti arahan petugas selama berada di area pelabuhan.

“ASDP berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dan memastikan mobilitas masyarakat tetap berjalan lancar, aman, dan tertib,” kata Partogi. (ANTARA)
 

Baca Juga :
Tak Mau Macet Parah di Pelabuhan Merak, Kapolri Dorong Sistem First Come First In
ASDP Catat Penumpang Penyeberangan Periode Nataru 2025/2026 Capai 3,4 Juta Orang, Naik 8 Persen
BHC Jadi Bukti Pelabuhan Bisa Jadi Destinasi Wisata Tahun Baru

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Evakuasi Tahap Kedua 34 WNI dari Iran
• 17 jam laluokezone.com
thumb
Bupati Cilacap Syamsul Auliya Minta Jatah THR Lebaran, Sudah Kumpulkan Rp 610 Juta
• 1 jam laluliputan6.com
thumb
Perkuat Operasional, PANI Tingkatkan Modal Tiga Anak Usaha Sekaligus
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
KPK Persilahkan KY Periksa Etik Dua Hakim PN Depok yang Jadi Tersangka Kasus Suap
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Ahn Hyo Seop Perdana Hadiri Oscar Berkat KPop Demon Hunters
• 4 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.