Menko Zulhas Apresiasi Yayasan Garuda Biru Jalankan Program MBG

republika.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Yayasan Salman Peduli Berkarya dan Yayasan Garuda Biru menyelenggarakan Bimbingan Teknis Keamanan Pangan dan Buka Puasa yang diikuti ribuan karyawan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Jabodetabek di Kota Bekasi, Jawa Barat. Momen itu juga sekaligus merayakan milad ke-42 tahun, Nofalia selaku pemilik Yayasan Salman Peduli Berkarya dan Yayasan Garuda Biru Indonesia.

Menko Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas), Sekretaris Utama Badan Gizi Nasional (BGN) Brigjen (Purn) Sarwono, Ketua Umum Yayasan Forum Alumni Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (FAAHMI) H Abdul Malik SE, dan Sekjen Lampung Perantauan H Wawan, turut hadir dalam acara itu. Zulhas mengapresiasi kegiatan Yayasan Salman Peduli Berkarya dan Yayasan Garuda Biru Indonesia yang terus mendukung program Presiden Prabowo Subianto dalam menjalankan Makan Bergizi Gratis (MBG)

Baca Juga
  • 'Twins MBG', Problem dan Solusinya
  • Program MBG Dinilai Buka Peluang Ekonomi Baru bagi Petani dan UMKM
  • BGN Hentikan Operasional 1.512 SPPG di Pulau Jawa

Menurut dia, dalam konteks Ramadan 2026, program MBG tetap berjalan, dengan penyesuaian menu menjadi makanan kering atau bisa dibawa pulang siswa. Pun kegiatan siswa sekolah menjadi pesantren dari siang hari digeser menjadi sore agar mereka tetap mendapat asupan gizi. Zulhas menegaskan, program MBG menjadi tanda ekonomi dirasakan seluruh rakyat, tak terkecuali lapisan bawah.

"Arah kebijakan pangan nasional saat ini difokuskan untuk mengembalikan kedaulatan ekonomi secara penuh ke tangan rakyat. Sektor pangan wajib menjadi fondasi utama pembangunan agar makna kemerdekaan dapat benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat," ucap Zulhas dalam siaran pers di Jakarta, Sabtu (14/3/2026).

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Zulhas juga menyinggung kembali perjalanan panjangnya mendukung Presiden Prabowo yang telah berlangsung selama 15 tahun. Meski harus melewati berbagai dinamika politik yang berliku, sambung dia, dukungan PAN terhadap Prabowo tidak pernah luntur sedikit pun.

Mantan ketua MPR itu pun salut dengan kebijakan Prabowo yang sangat sejalan dengan cita-cita kemerdekaan bangsa. Menurut dia, ekonomi di Indonesia saat ini ditempatkan sebagai alat untuk mencapai kesejahteraan rakyat, bukan semata-mata mengejar angka pertumbuhan.

"Program-programnya itu, kebijakan-kebijakannya itu, ingin meluruskan cita-cita kita merdeka. Pasal 33, ekonomi Pancasila, kedaulatan tangan rakyat, kebersamaan gotong royong," jelasnya. Ia menambahkan bahwa dalam ajaran Islam, keberpihakan kepada kaum miskin dan kelompok yang susah ini selaras dengan prinsip teologi al-ma’un," kata Zulhas.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wamenham Minta Polisi Usut Tuntas Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
• 16 jam lalupantau.com
thumb
Trump Ingatkan Serangan ke Iran Akan Semakin Keras Pekan Depan
• 7 jam laludetik.com
thumb
Menteri Hukum Siapkan RUU Disinformasi dan Propaganda Asing
• 18 jam lalubisnis.com
thumb
Jeritan Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor usai Izin Sekolah Dicabut Gubernur Dedi Mulyadi: Kami Mau Semua Lulus di Sini
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
KPK Tetapkan 2 Tersangka terkait OTT di Cilacap
• 4 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.