Serangan Air Keras ke Aktivitas KontraS Dinilai sebagai Teror untuk Pembungkaman

jpnn.com
2 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Serangan penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus memicu kecaman dari berbagai pihak. Aksi brutal ini dinilai sebagai bentuk teror terbuka yang dilakukan orang tidak bertanggung jawab.

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Dr Edi Hasibuan mengecam keras tindakan penyerangan tersebut. Ia mendesak aparat kepolisian segera mengungkap pelaku dan mengusut tuntas kasus ini.

BACA JUGA: Teror terhadap Andrie Yunus, KPA: Serangan terhadap Seluruh Gerakan Pembela HAM

"Hentikan teror ini. KIta kutuk penyerangan ini. Kita minta Polri segera menangkap pelakunya," kata Edi Hasibuan di Jakarta, Sabtu (14/3).

Menurut Edi, penyerangan yang dilakukan orang tak dikenal terhadap Andrie Yunus sangat brutal dan tergolong tindakan sadis. Ia menduga kuat aksi tersebut memiliki motif untuk membungkam korban yang dikenal aktif membela hak asasi manusia.

BACA JUGA: Andrie Yunus Disiram Air Keras, Bonnie Triyana: Ini Mirip Praktik Kotor Masa Lalu

"Apa pun alasannya, aksi teror tidak bisa diterima. Pelaku harus segera ditangkap. Tangkap dan berikan hukuman berat," kata anggota Komisi Kepolisian Nasional periode 2012-2016 ini.

Edi menambahkan bahwa serangan terhadap pegiat HAM seperti Andrie Yunus menjadi perhatian serius karena dapat menciptakan iklim ketakutan di kalangan masyarakat sipil yang selama ini aktif menyuarakan keadilan dan kemanusiaan.

BACA JUGA: Astaga, Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras oleh OTK, Begini Kondisinya

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memburu pelaku penyerangan. Kondisi Andrie Yunus pasca serangan air keras juga masih dalam penanganan medis. (tan/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Mayat Mahasiswa Ditemukan Tergeletak di Tepi Jalan, Kompol Andrie Beri Penjelasan Begini


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Balapan F1 Bahrain dan Arab Saudi 2026 Terancam Dibatalkan
• 4 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Sejuta Penat dalam Perjalanan Mudik demi Pelukan Keluarga di Hari Lebaran
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Kata-kata Berkelas Nova Arianto Komentari Jersey Baru Timnas Indonesia Besutan Kelme
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Kementerian PU dan Hutama Karya Pastikan Penanganan Longsor Tarutung-Sibolga Rampung Jelang Mudik
• 6 jam laluidxchannel.com
thumb
Berbuka Puasa Ditemani Suasana Kolonial Bangunan Batavia di Jajaghu Restoran
• 8 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.