Terkini, Bantaeng — Cerita menarik datang dari pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bulukumba tahun 2026 di Kecamatan Eremerasa dan Kecamatan Pajjukukang, Kabupaten Bantaeng.
Dua mahasiswa kembar yang mengikuti program pengabdian masyarakat tersebut sama-sama dipercaya menjadi Koordinator Desa (Kordes) di dua desa dan Kecamatan yang berbeda.
Mereka masing-masing, Arafik dipercaya menjalankan tugas sebagai Kordes di Desa Mamampang Kecamatan Erenmerasa Kabupaten Bantaeng dan Taufiq dipercaya sebagai Koordinator Desa KKN UMB di Desa Biangloe Kecamatan Pajjukukang Bantaeng.
Arafik, mahasiwa Universitas Muhammadiyah Bulukumba dipercaya jadi KordesMeski ditempatkan di desa yang berbeda, keduanya memiliki semangat yang sama dalam menggerakkan program kerja mahasiswa KKN bersama masyarakat setempat.
Arafik mahasiswa kembar yang menjadi Kordes mengaku tidak menyangka dirinya dan saudaranya sama-sama dipercaya memimpin tim KKN di lokasi yang berbeda.
Ia menilai hal tersebut menjadi pengalaman berharga sekaligus tantangan untuk membuktikan kemampuan dalam mengoordinasikan program pengabdian masyarakat.
“Kami tentu sangat bersyukur dan bangga karena sama-sama dipercaya menjadi koordinator desa. Ini menjadi pengalaman yang luar biasa bagi kami berdua untuk belajar memimpin serta bekerja bersama masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa selama pelaksanaan KKN, mahasiswa berupaya menghadirkan berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat, mulai dari kegiatan sosial, edukasi, hingga pemberdayaan masyarakat desa.
“Kami ingin kehadiran mahasiswa KKN bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa, baik melalui program pendidikan, kebersihan lingkungan, maupun kegiatan sosial lainnya,” kata buah hati dari Puang Zainal Arifin dan Puang Asmawati ini.
Sementara itu, masyarakat dan aparat desa di Kecamatan Eremerasa menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN dari Universitas Muhammadiyah Bulukumba.
Taufik, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bulukumba dipercaya jadi Kordes KKN Desa Biangloe Kecamatan Pajjukukang Kabupaten BantaengKehadiran mereka diharapkan dapat membantu berbagai kegiatan desa serta memberikan inovasi baru melalui program kerja yang dijalankan.
Program KKN sendiri merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, sekaligus menjadi wadah pembelajaran langsung di lapangan dalam memahami kondisi sosial dan pembangunan di desa.
Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian, dua mahasiswa kembar tersebut berkomitmen untuk menjalankan amanah sebagai koordinator desa dengan sebaik-baiknya demi kesuksesan program KKN di Desa Mamampang Kecamatan Eremerasa dan Desa Biangloe Kecamatan Pajjukukang Kabupaten Bantaeng.




