Korlantas Polri mengimbau para pemudik agar tidak memaksakan diri berkendara saat kondisi tubuh lelah. Imbauan ini disampaikan menyusul adanya peningkatan jumlah kecelakaan lalu lintas selama periode awal arus mudik Lebaran 2026.
Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol Faizal mengatakan di tengah meningkatnya kecelakaan, Korlantas kembali mengingatkan pemudik agar beristirahat jika merasa lelah saat berkendara.
“Dan terkait masalah adanya peningkatan kejadian [kecelakaan], kami tentunya mengimbau kepada seluruh pemudik agar jangan terlalu memaksakan diri, jaga emosi, gunakan rest-rest area yang ada di jalur-jalur, baik itu tol maupun arteri, untuk jadi tempat istirahat,” Faizal di Command Center KM 29, Cikarang Utara, Sabtu (14/3).
Ia menyampaikan jumlah kejadian kecelakaan memang mengalami kenaikan. Namun di sisi lain, tingkat fatalitas atau korban meninggal dunia justru menurun.
“Kemudian yang kedua, kami menyampaikan bahwa kejadian laka lantas memang ada peningkatan kejadian, tapi di sisi lain ada penurunan dari segi fatalitas atau korban meninggal dunia turun kurang lebih 45%,” katanya.
Ia menilai penurunan angka kematian tersebut salah satunya dipengaruhi kehadiran petugas di lapangan selama Operasi Ketupat yang melakukan pengawasan di jalur mudik.
“Artinya, keberadaan anggota kami di lapangan cukup memberikan dampak yang positif,” ujarnya
Faizal menjelaskan, jika dibandingkan dengan periode sebelumnya, angka kecelakaan lalu lintas mengalami kenaikan sebesar 4,8 persen.
“Kalau dibandingkan dengan tahun lalu, untuk kejadian laka lantas ada peningkatan. Untuk kejadiannya, ada peningkatan. Kemudian ada peningkatan 4,8% dibandingkan dengan tahun 2025,” ujarnya
Meski demikian, tingkat fatalitas mengalami penurunan yang cukup signifikan.
“Kemudian untuk yang meninggal dunia atau fatalitasnya, ini turun 45%. Ini bagus sekali, mudah-mudahan kami bisa pertahankan dan masyarakat juga bisa menyadari bahwa dengan fatalitas ini mereka akan lebih berhati-hati,” jelasnya
Selain itu, jumlah korban luka berat juga mengalami peningkatan, sementara luka ringan sedikit menurun. “Kemudian luka berat ada peningkatan kurang lebih 28,3%, dan luka ringan turun 0,3%,” ungkapnya
Faizal menegaskan data kecelakaan tersebut mencakup seluruh jenis jalan, baik tol maupun non-tol (Arteri).
“Ini termasuk tol. Tol dan non-tol. Jadi kalau kami menghimpun data kemudian membandingkan dengan tahun lalu, pasti seluruh jalan tol, arteri, nasional, provinsi, kabupaten semua kita masukkan,” jelasnya
Menurut Faizal, pos pengamanan dan pos pelayanan telah disiapkan di berbagai wilayah agar pemudik dapat beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.




