Menhub Imbau Warga Hentikan Tradisi Sapu Koin di Jembatan Sewo Saat Mudik Lebaran

pantau.com
2 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengimbau masyarakat untuk menghentikan sementara aktivitas mencari koin atau sapu koin di kawasan Jembatan Sewo, Jalur Pantai Utara (Pantura) Indramayu, Jawa Barat, selama periode arus mudik Lebaran karena dinilai berpotensi membahayakan keselamatan warga.

Menhub Khawatirkan Risiko Keselamatan

Dudy Purwagandhi mengatakan aktivitas warga yang berada di sekitar badan jalan saat kendaraan melintas dapat mengganggu kelancaran arus lalu lintas, terutama ketika volume kendaraan meningkat signifikan selama musim mudik.

Ia menjelaskan kegiatan tersebut juga berisiko menimbulkan kecelakaan lalu lintas bagi warga yang mencari koin maupun pengguna jalan yang melintas di jalur Pantura.

"Kami berharap sebenarnya kegiatan tersebut tidak berlanjut, karena itu juga membahayakan mereka," ujar Dudy Purwagandhi.

Ia menambahkan keselamatan masyarakat menjadi perhatian utama pemerintah selama arus mudik berlangsung.

"Yang paling penting kami khawatirkan adalah dari sisi keselamatan saudara-saudara kita yang ada di Kali Sewo tersebut," katanya.

Dudy juga meminta pemerintah daerah bersama aparat setempat mengambil langkah antisipasi agar aktivitas sapu koin tidak terjadi saat lonjakan kendaraan pemudik.

Pemprov Jabar Cari Solusi dan Pertimbangkan Kompensasi

Sementara itu Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjelaskan tradisi mencari koin di kawasan Jembatan Sewo telah berlangsung selama puluhan tahun dan menjadi kebiasaan sebagian warga ketika kendaraan melintas di jalur Pantura, terutama pada periode mudik Lebaran.

Pemerintah daerah saat ini berupaya mencari solusi agar kegiatan tersebut tidak dilakukan selama musim mudik demi menjaga keselamatan masyarakat.

Dedi menyebut salah satu alternatif yang sedang dipertimbangkan adalah memberikan kompensasi kepada warga agar mereka tidak melakukan aktivitas sapu koin selama arus mudik berlangsung.

"Saya mencoba pikirkan alternatif, dikasih kompensasi. Selama musim mudik ini mereka tidak melakukan aktivitasnya. Minimal itu dulu," ujar Dedi Mulyadi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Yulius Setiarto PDIP Desak Usut Tuntas dan Transparan Kasus Aktivis Kontras Disiram Air Keras
• 12 jam lalurctiplus.com
thumb
Ajang F1 Bahrain dan Saudi Terancam Batal Akibat Konflik Timur Tengah
• 50 menit lalucnbcindonesia.com
thumb
Spesifikasi USS Abraham Lincoln: Kota Terapung Nuklir di Laut Arab
• 15 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Bak Petir di Siang Bolong! Mauricio Souza Ungkap Kabar Buruk Jelang Duel Persija Jakarta Vs Dewa United, Ada Masalah Apa?
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
KPK Jerat 2 Tersangka Terkait OTT Bupati Cilacap
• 13 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.