KPK: THR dari Bupati Cilacap untuk forkopimda, termasuk polisi-jaksa

antaranews.com
6 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan tunjangan hari raya (THR) yang dikumpulkan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dari hasil memeras satuan kerja perangkat daerah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, ditujukan untuk forum koordinasi pimpinan di daerah (forkopimda) yang meliputi polisi hingga jaksa.

“Mulai dari kepolisian, kejaksaan, pengadilan. Pengadilan itu ada pengadilan negeri dan pengadilan agama, seperti itu,” ujar Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Sabtu (14/3) malam.

Asep menjelaskan KPK menemukan informasi tersebut berdasarkan daftar nama-nama Forkopimda Cilacap yang akan diberikan THR oleh Syamsul Auliya.

“Hasil pemeriksaan juga didatakan di dalam catatannya. Ada catatannya yang kami temukan,” katanya.

Sebelumnya, pada 13 Maret 2026, KPK mengumumkan operasi tangkap tangan kesembilan 2026 sekaligus yang ketiga di bulan Ramadhan.

OTT tersebut menangkap Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dan 26 orang lainnya, serta menyita uang tunai dalam bentuk rupiah.

Selain itu, KPK mengatakan OTT tersebut berkaitan dengan dugaan penerimaan atas proyek-proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Pada 14 Maret 2026, KPK mengumumkan Syamsul Auliya Rachman (AUL) dan Sekretaris Daerah Cilacap Sadmoko Danardoo (SAD) sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan dan penerimaan lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, tahun anggaran 2025-2026.

Baca juga: KPK sebut Bupati Cilacap peras satker untuk THR sejak Lebaran 2025

Baca juga: KPK bawa 13 orang terkait OTT Bupati Cilacap ke Jakarta


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gubernur Jateng tanggapi soal OTT KPK di Cilacap
• 1 jam laluantaranews.com
thumb
Bisnis Indonesia Group Berbagi dengan Anak Yatim di Ramadan 2026
• 1 jam lalubisnis.com
thumb
Kendalikan Inflasi, Pemkab Pemalang Distribusikan Beras dan Minyakita di 14 Kecamatan
• 5 jam lalutvrinews.com
thumb
Komisi III DPR Pastikan akan Terus Kawal Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
• 22 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.