Tanda-tanda Perang AS - Israel vs Iran Berakhir versi Donald Trump

suara.com
10 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Donald Trump menentukan akhir perang Amerika-Israel melawan Iran hanya berdasarkan firasat personal yang kuat.

  • Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tewas bersama 1.300 orang akibat serangan udara AS.

  • Amerika mengancam hancurkan kilang minyak Iran jika blokade di Selat Hormuz terus berlanjut.

Suara.com - Ketegangan bersenjata yang melibatkan Amerika Serikat dan sekutunya Israel di tanah Iran kini memasuki babak baru yang penuh ketidakpastian.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan indikasi mengenai masa depan operasi militer yang sedang berlangsung di kawasan Timur Tengah tersebut.

Dalam sebuah dialog eksklusif bersama Fox News Radio, sang presiden mengungkapkan pandangannya terkait durasi pertempuran yang sedang berkecamuk.

Publik menanti kepastian mengenai kapan agresi militer ini akan menemui titik terang atau gencatan senjata secara resmi.

Trump memberikan jawaban yang cukup mengejutkan saat ditanya mengenai indikator berakhirnya baku tembak massal di wilayah kedaulatan Iran.

Muncul pertanyaan krusial mengenai kapan Amerika Serikat akan menarik diri dari palagan perang yang telah memakan banyak korban.

"Setelah ini berakhir, dan saya rasa tidak akan lama lagi ini, situasinya akan kembali memburuk dengan cepat," kata Trump.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa eskalasi konflik saat ini masih sangat dinamis dan sulit diprediksi secara matematis.

Saat didesak mengenai tolok ukur yang digunakan untuk menghentikan serangan, Trump memberikan jawaban yang bersifat personal.

Baca Juga: Jurgen Habermas, Filsuf Ternama dan Tokoh Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia

"Saat saya merasakannya. Firasat yang sangat kuat."

Kekuatan militer gabungan Washington dan Tel Aviv telah melancarkan operasi udara besar-besaran sejak akhir Februari lalu.

Agresi yang dimulai pada tanggal 28 Februari tersebut menyasar titik-titik vital di jantung pertahanan serta pusat pemerintahan Iran.

Dampak dari serangan udara tersebut sangat signifikan karena menyasar figur-figur paling berpengaruh di negara Republik Islam tersebut.

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dilaporkan menjadi salah satu korban jiwa dalam serangan udara yang sangat destruktif itu.

Tragedi ini juga merenggut nyawa anggota keluarga dekat Khamenei, termasuk menantu, cucu, serta sejumlah petinggi keamanan negara.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Slekoran di Lhokseumawe: Menyusuri Ramadan di Bumi Warisan Samudra Pasai
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Terpopuler: Bocah SD Disumpah KDM, Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Heran, hingga Perkiraan 11 Pemain Starter Timnas Indonesia
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Prediksi Cuaca Awal Periode Mudik Lebaran 2026, Simak Info BMKG
• 9 jam laludetik.com
thumb
Aktivis KontraS Disiram Air Keras, LPSK Pastikan Perlindungan Darurat untuk Korban
• 1 jam laluharianfajar
thumb
Aksi Gila Alwi Farhan di Swiss Open 2026: Tikung Li Shi Feng dan Susul Putri KW ke Partai Puncak
• 15 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.