tvOnenews.com - Talenta muda kembali bersinar di sepak bola Inggris. Kali ini datang dari akademi Arsenal melalui sosok remaja bernama Max Dowman.
Pemain berusia 16 tahun tersebut sukses mencuri perhatian setelah mencetak gol bersejarah saat membantu Arsenal menaklukkan Everton dalam lanjutan Premier League.
Pertandingan yang berlangsung di Emirates Stadium pada Minggu (15/3/2026) dini hari WIB menjadi panggung sempurna bagi wonderkid The Gunners itu.
Arsenal memang tampil dominan sejak awal, tetapi kesulitan menembus pertahanan rapat Everton.
Manajer Mikel Arteta akhirnya mengambil keputusan penting pada menit ke-74 dengan memasukkan Dowman menggantikan Martin Zubimendi.
Pergantian tersebut terbukti menjadi titik balik permainan Arsenal.
Kehadiran Dowman langsung memberikan energi baru bagi lini serang Arsenal.
Ia terlibat dalam proses gol pembuka yang dicetak Viktor Gyökeres pada menit ke-89.
Umpan lambung Dowman dari sisi kanan diarahkan ke Piero Hincapié di tiang jauh.
Bola kemudian diteruskan ke Gyökeres yang berdiri di depan gawang dan dengan mudah menaklukkan kiper Everton, Jordan Pickford.
Drama pertandingan belum selesai. Pada menit ke-90+7, Dowman akhirnya mencatatkan namanya sendiri di papan skor.
Memanfaatkan situasi sepak pojok Everton, ketika Pickford ikut maju ke kotak penalti Arsenal, Dowman berhasil merebut bola dan melakukan solo run panjang sebelum menceploskan bola ke gawang kosong.
Gol tersebut memastikan kemenangan 2-0 bagi Arsenal sekaligus mengukir sejarah baru di Premier League.
Dengan usia 16 tahun 73 hari, Dowman resmi menjadi pencetak gol termuda sepanjang sejarah Premier League.
Ia mematahkan rekor yang sebelumnya dipegang oleh James Vaughan, yang mencetak gol pada usia 16 tahun 270 hari saat membela Everton pada 2005.
Musim ini memang menjadi panggung besar bagi Dowman.
Ia telah mencatat sejumlah rekor lain, termasuk pemain termuda yang tampil di UEFA Champions League, starter termuda dalam sejarah Arsenal, serta pemain termuda klub yang tampil di FA Cup.
Ia juga menjadi pemain termuda kedua yang pernah bermain untuk Arsenal dan pemain termuda kedua dalam sejarah Premier League, hanya kalah dari rekan sesama lulusan akademi, Ethan Nwaneri.




