JAKARTA, KOMPAS.com - Proses evakuasi crane yang terbalik di Jalan KH Abdullah Syafei Jakarta arah Casablanca, Tebet, Jakarta Selatan, akhirnya selesai dilakukan pada Minggu (15/3/2026) dini hari.
Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, Bernard Pasaribu, mengatakan proses evakuasi dapat dilakukan setelah dua unit crane pendukung tiba di lokasi.
“Dua crane untuk evakuasi tiba pada pukul 22.30 WIB. Pelaksanaan evakuasi dimulai pukul 00.30 WIB dan berhasil pada pukul 02.40 WIB,” kata Bernard saat dihubungi Kompas.com, Minggu.
Setelah crane berhasil diangkat, petugas kemudian melakukan uji coba terhadap mesin kendaraan yang sebelumnya terbalik tersebut.
“Pukul 03.00 WIB sampai dengan 04.30 WIB, uji coba mesin crane yang terbalik tidak aktif dan disterilkan menggunakan crane agar tidak menghalangi lalu lintas,” ujarnya.
Baca juga: Crane Proyek Jatuh di Tebet, Warga Sebut Getarannya Seperti Gempa
Selanjutnya, jalur lalu lintas yang sempat ditutup selama proses evakuasi kembali dinormalisasi pada pagi hari.
“Pukul 05.00 WIB penutupan jalur dinormalkan kembali, rambu lalu lintas dikembalikan ke Sudinhub Jakarta Selatan,” kata Bernard.
Ia menambahkan arus kendaraan di lokasi kini telah kembali normal setelah proses evakuasi selesai.
KOMPAS.com/HANIFAH SALSABILA Kepadatan lalu lintas Jalan KH Abdul Syafii arah Casablanca sampai Flyover Kampung Melayu akibat truk crane di depan SDN 07 Tebet Timur belum dievakuasi, Sabtu (14/3/2026).
Sebelumnya, proses evakuasi truk yang terguling di pinggir Jalan KH Abdullah Syafei arah Casablanca belum rampung hingga Sabtu (14/3/2026) siang.
Menurut Bernard, penanganan kendaraan proyek tersebut harus dilakukan secara bertahap karena ukuran kendaraan dan peralatan yang cukup besar.
“Iya, nanti malam akan kami lanjutkan kembali karena belum beres,” kata Bernard saat dihubungi Kompas.com pada Sabtu.
Baca juga: Truk Crane Terguling di Tebet Tak Kunjung Dievakuasi, Macet Parah Arah Casablanca
Dalam proses evakuasi sebelumnya, petugas terlebih dahulu memotong bagian crane dari badan truk agar penanganan lebih mudah dilakukan.
“Betul, (evakuasi) bertahap,” ujarnya.
Kapolsek Tebet Iwan Gunawan juga menyampaikan hal serupa. Ia mengatakan evakuasi tahap selanjutnya difokuskan pada badan truk yang masih berada di lokasi.
“Semalam baru crane-nya, waktunya enggak keburu, untuk truk paling nanti malam,” kata Iwan.
Selama proses evakuasi berlangsung, petugas dari Satpol PP Jakarta Selatan bersama Suku Dinas Perhubungan melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi karena sebagian badan jalan mengalami penyempitan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang