Pemerintah Amerika Serikat menawarkan hadiah hingga 10 juta dolar AS atau sekitar Rp 169 miliar bagi siapa pun yang memiliki informasi mengenai Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, dan pejabat tinggi lainnya.
Ada 10 pejabat tinggi Iran yang menjadi target. Di antaranya adalah Menteri Dalam Negeri Iran Eskandar Momeni serta Menteri Intelijen dan Keamanan Iran Esmail Khatib.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) AS menyebut para pejabat tersebut memiliki peran penting dalam aktivitas Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).
“Individu-individu ini memimpin dan mengarahkan berbagai elemen Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), yang merencanakan, mengorganisasi, dan melaksanakan aksi terorisme di seluruh dunia,” kata Kemlu AS, dikutip dari AFP, Minggu (15/3).
Pemerintah AS juga meminta siapa pun yang memiliki informasi untuk mengirimkannya melalui jalur komunikasi yang aman seperti jaringan Tor atau aplikasi pesan terenkripsi Signal.
“Informasi yang Anda berikan dapat membuat Anda memenuhi syarat untuk direlokasi dan mendapatkan hadiah,” tuturnya.
Program yang disebut ‘Rewards for Justice’ adalah inisiatif pemerintah AS untuk memberikan hadiah uang tunai bagi informasi yang dapat membantu mereka dalam menangkap atau menuntut individu yang dicari oleh otoritas AS.
Mojtaba Khamenei sendiri merupakan putra dari pemimpin tertinggi Iran sebelumnya, Ayatollah Ali Khamenei. Ali Khamenei tewas usai serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran pada Sabtu (28/2).





