Jakarta, VIVA – Ribuan pemudik resmi diberangkatkan ke Sumatera Barat (Sumbar) dalam program Pulang Basamo 2026. Mereka yang ikut rombongan pemberangkatan gelombang kedua ini merupakan warga Sumbar yang berada di perantauan.
Koordinator Pulang Basamo 2026, Muhammad Reza Ikhwan, mengatakan bila peserta Pulang Basamo 2026 ini mendaftar melalui mekanisme online. Pendaftaran sengaja dibuat melalui sistem online agar bisa menjangkau warga Sumbar di seluruh Indonesia.
"Jadi, kenapa kami menggunakan online? Karena dengan penggunaan online ini, kami bisa menjangkau para perantau, tidak hanya di Jabodetabek, tapi di luar Jabodetabek juga bisa kami jangkau," kata Reza Ikhwan saat melepas rombongan pemudik Pulang Basamo di Kompleks Parlemen, Jakarta, Minggu, 15 Maret 2026.
Reza Ikhwan mengungkapkan jika peserta mudik terjauh dalam program ini berasal dari Samarinda dan Bali. Mereka mendaftar langsung melalui mitra program Pulang Basamo 2026, yakni Loket.com.
"Jadi, dalam waktu satu jam, begitu kita buka registrasi di website kita, tiketnya itu udah habis. Jadi, kayak bawa tiket, beli tiket konser," katanya.
Pada kesempatan itu, Reza Ikhwan menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polda Sumbar yang ikut mengawal pemberangkatan mudik Pulang Basamo 2026 sejak gelombang pertama hingga sekarang.
"Sehingga perjalanan mudik gelombang satu dan dua ini bisa berjalan lancar, sampai ke lokasi tujuan, dengan waktu yang teratur, yang tepat, dan perjalanan yang lancar," katanya.
Sementara itu, Wakapolda Sumbar Brigjen Solihin menyebut jika pengawalan rombongan mudik Pulang Basamo 2026 ini sesuai instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar melayani masyarakat.
Dia mengatakan bus yang membawa rombongan pemudik akan dikawal hingga sampai ke Sumbar. Bahkan, kedatangan rombongan pemudik akan disambut langsung oleh sejumlah kapolres.
"Ada tiga check point nanti, yaitu di Lampung, di Kota Lembang, di Kota Kasihukara, yang kedua di Upamata, di Kota Jakarta, di Kota Padang, ada tebing tinggi. Nanti di sana akan dipecah-pecah lagi sesuai dengan tujuan lebaran," katanya.
Solihin memastikan tidak ada kendala dalam perjalanan rombongan mudik Pulang Basamo 2026. Apalagi, pengawalan terhadap bus dilakukan secara berjenjang.





