Terkini, Lutim – Kepedulian terhadap warga lanjut usia kembali ditunjukkan Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam dengan mengunjungi Nenek Deira, seorang lansia berusia 102 tahun yang tinggal seorang diri di rumah dengan kondisi memprihatinkan di Desa Mekar Sari, Kecamatan Kalaena, Kabupaten Luwu Timur Sulawesi Selatan.
Kunjungan tersebut dilakukan setelah adanya laporan dari masyarakat yang menyampaikan kondisi kehidupan Nenek Deira yang sudah lama hidup sendiri tanpa pendampingan keluarga.
Setelah melihat langsung kondisi rumah dan kehidupan sehari-hari sang lansia, pemerintah daerah segera mengambil langkah cepat dengan meminta dinas terkait untuk melakukan perbaikan rumah agar lebih layak dihuni.
“Kunjungan ini berawal dari laporan masyarakat yang menyampaikan kondisi beliau. Setelah melihat langsung keadaannya, saya langsung meminta dinas terkait untuk segera memperbaiki rumahnya dan menargetkan pekerjaan ini selesai dalam 10 hari, agar Nenek Deira bisa tinggal lebih aman dan nyaman,” ujar orang nomor satu di Luwu Timur ini saat meninjau lokasi.
Rumah yang ditempati Nenek Deira diketahui sudah cukup lama berada dalam kondisi tidak layak, sehingga diperlukan perbaikan segera agar lansia tersebut dapat menjalani hari-harinya dengan lebih aman.
Selain memberikan perhatian terhadap kondisi rumah, pemerintah juga mengajak masyarakat untuk terus aktif melaporkan kondisi warga yang membutuhkan bantuan, terutama lansia dan warga kurang mampu.
Menurutnya, informasi dari masyarakat sangat penting agar pemerintah dapat segera hadir memberikan solusi dan memastikan tidak ada warga yang terabaikan.
“Silakan laporkan jika ada masyarakat kita yang benar-benar membutuhkan perhatian dan bantuan, agar kita bisa segera hadir dan memastikan tidak ada yang merasa sendirian,” tambahnya.
Kunjungan ini menjadi bentuk nyata komitmen pemerintah dalam memperkuat kepedulian sosial terhadap warga lanjut usia, sekaligus memastikan setiap masyarakat mendapatkan perhatian yang layak.
Di akhir pesannya, ia juga menyampaikan harapan agar semangat kebersamaan dan kepedulian sosial terus dijaga di tengah masyarakat.
“Salamakki Tapada Salama.”




