REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak mensyukuri hasil imbang yang diraih timnya saat bertandang ke markas Borneo FC pada pertandingan tunda pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Segiri, Samarinda, Ahad (15/3/2026) malam WIB.
Tambahan satu poin dinilai cukup penting bagi Maung Bandung karena membuat posisi mereka di puncak klasemen tetap aman dari kejaran langsung Borneo FC. Persib kini mengoleksi 58 poin dari 25 pertandingan, unggul empat angka dari Borneo FC yang berada di peringkat kedua dengan 54 poin.
Baca Juga
Kemenangan Persib Atas Persik Jadi Modal Hadapi Borneo FC
Persib Pesta Gol atas Persik, Maung Bandung Pastikan di Puncak Klasemen Super League Saat Lebaran
Pelatih Persebaya Sanjung Mental Tim Usai Tahan Imbang Persib
“Secara keseluruhan saya pikir ini hasil yang bagus karena kami tidak kalah. Selisih poin masih terjaga dan liga akan tetap menarik hingga akhir musim,” ujar Hodak seperti dikutip dari laman resmi klub.
Menurut pelatih asal Kroasia tersebut, Persib tampil cukup baik terutama pada babak pertama. Timnya mampu mengendalikan permainan dan menciptakan peluang lebih banyak dibandingkan tuan rumah.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Namun pada babak kedua situasi berubah. Borneo FC meningkatkan intensitas serangan dan memaksa Persib lebih banyak bertahan untuk meredam tekanan yang dipimpin Mariano Peralta serta Juan Villa.
Meski gagal mempertahankan kemenangan hingga akhir laga, Hodak tetap mengapresiasi kerja keras anak asuhnya yang mampu menjaga organisasi permainan. Ia menilai hasil imbang tersebut tetap penting dalam menjaga persaingan menuju akhir musim.
Pada pertandingan tersebut, Persib sebenarnya sempat berada di atas angin setelah membuka keunggulan melalui Adam Alis pada menit ke-14. Mantan pemain Borneo FC itu memanfaatkan peluang untuk membawa tim tamu unggul 1-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Borneo FC tampil lebih agresif dan terus menekan pertahanan Persib. Tekanan tersebut akhirnya berbuah gol penyama kedudukan pada menit ke-83 melalui penalti Mariano Peralta setelah wasit menunjuk titik putih usai meninjau VAR terkait handsball di kotak penalti Persib.