Prabowo Perintahkan Kapolri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden RI Prabowo Subianto memberikan perintah langsung kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengusut tuntas kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.

Presiden meminta penanganan kasus ini dilakukan secara profesional, transparan, dan mengedepankan scientific crime investigation.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmennya untuk menjalankan perintah Presiden, dengan mengumumkan pembentukan posko pengaduan masyarakat untuk mengumpulkan informasi terkait insiden tersebut.

Baca juga: Fakta-Fakta Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

“Baik dari posko pengaduan ataupun dari Humas Polri yang tentunya kita minta untuk memberikan informasi karena memang ini menjadi perhatian serius dari Bapak Presiden,” kata Sigit, dalam keterangannya di Stasiun Besar Surabaya Gubeng, Jawa Timur, Minggu (15/3/2026).

Listyo mengatakan, informasi yang diberikan masyarakat akan membantu pihak kepolisian menuntaskan kasus tersebut.

“Kita akan memberikan jaminan perlindungan. Saya kira itu,” ujar dia.

“Saat ini kita sedang melakukan pengumpulan informasi-informasi dan informasi-informasi tersebut nantinya akan kita dalami satu per satu,” tutur dia.

Baca juga: Polda Metro Buka Posko Pengaduan Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Sebelumnya diberitakan, Kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan, Andrie Yunus, resmi naik ke tahap penyidikan oleh kepolisian pada Sabtu (14/3/2026).

Kepastian tersebut disampaikan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Saputra yang menyatakan status perkara telah ditingkatkan dari penyelidikan menjadi penyidikan.

“Betul, sudah naik sidik,” ujar Roby, saat dikonfirmasi Kompas.com, Sabtu (14/3/2026).
Meski demikian, hingga kini penyidik masih berfokus memburu pelaku dan belum menetapkan tersangka.

Roby mengatakan, penetapan tersangka baru dapat dilakukan setelah perkara masuk tahap penyidikan.

Baca juga: Prabowo Beri PR ke Para Menteri: Mudik Lancar, Jangan sampai Macet

“Iya, penetapan tersangka yang harus naik sidik dulu,” kata dia.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Dalam proses penyidikan, polisi saat ini menelusuri identitas pelaku yang aksinya terekam kamera pengawas (CCTV) di sekitar tempat kejadian perkara.

“(Identitas pelaku) masih dalam penyidikan,” tutur Roby.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Deretan selebritas tunjukkan koleksi baju Lebaran terbaru Ayu Dewi
• 8 jam laluantaranews.com
thumb
Prabowo Instruksikan Kapolri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
• 16 jam lalusuara.com
thumb
Lonjakan Penumpang Merak-Bakauheni Jadi Indikator Awal Peningkatan Mobilitas Mudik Lebaran
• 34 menit lalutvrinews.com
thumb
Unggah Video di Medsos, Netanyahu Ejek Rumor soal Kematiannya
• 6 jam laludetik.com
thumb
Pramono Pastikan Acara Open House Pemprov DKI Jakarta Digelar Sederhana
• 19 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.