NAGREG, KOMPAS.TV - Pergerakan arus mudik di jalur arteri selatan Jawa Barat mulai menggeliat pada H-6 Lebaran. Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung mencatat lonjakan volume kendaraan yang melintasi kawasan Nagreg pada Minggu (15/3/2026) kemarin.
Kepala Bidang Pengembangan Transportasi Dishub Kabupaten Bandung Eric Alam Prabowo memaparkan sekitar 43 ribu kendaraan telah melintasi jalur tersebut hingga Minggu petang.
Angka tersebut melampaui catatan lalu lintas pada Sabtu (14/3/2026), yang berada di kisaran 39.000 kendaraan selama 24 jam.
Eric menyebut jumlah ini merepresentasikan peningkatan 44 persen dibandingkan periode H-6 Lebaran 2025, dan diproyeksikan terus bertambah seiring proses rekapitulasi data.
Baca Juga: Mudik Gratis Polri Presisi 2026 Dibuka: Kuota 2.500 Orang, Tujuan Jawa Tengah dan Yogyakarta
Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan mengonfirmasi geliat pergerakan pemudik tersebut. Saat meninjau Pos Terpadu Nagreg, Rudi mengatakan volume kendaraan meningkat 100 persen dibandingkan hari biasa.
Kendati demikian, ia memastikan arus lalu lintas dari Nagreg menuju Priangan Timur masih terkendali.
"Alhamdulillah, ada peningkatan sebesar 100 persen, tapi bisa kita lihat saksikan bersama bahwa lalu lintas cukup lancar," tutur Rudi dikutip dari Antara.
Untuk mengakomodasi lonjakan volume kendaraan dan mencegah penumpukan di titik rawan seperti Nagreg dan Limbangan, kepolisian menerapkan strategi one way sepenggal (sistem satu arah parsial).
Petugas memberlakukan skema ini secara situasional berdasarkan panjang antrean kendaraan, bukan secara permanen. Strategi ini dinilai berhasil mencairkan kepadatan lalu lintas.
Penulis : Danang Suryo Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- arus mudik
- mudik 2026
- nagreg
- polda jawa barat
- dishub kabupaten bandung
- info mudik





