Batu Hebel Berserakan di Jalan Gatot Subroto, Lalu Lintas Arah Pancoran Macet

kompas.com
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com – Tumpukan batu hebel yang tumpah di tengah Jalan Gatot Subroto arah Pancoran, Jakarta Selatan, memicu kemacetan lalu lintas pada Senin (16/3/2026) pagi.

Pantauan Kompas.com di lokasi sekitar pukul 08.30 WIB, petugas dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta bersama petugas PPSU sedang mengevakuasi material yang berserakan di badan jalan.

Batu hebel yang berbentuk pipih tersebut dipindahkan ke pinggir jalan secara estafet oleh para petugas. Selanjutnya, material itu ditumpuk di trotoar di depan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.

Baca juga: Sopir Truk Sebut Macet Parah di Tanjung Priok Bukan karena Lonjakan Aktivitas Pelabuhan

Di lokasi juga terlihat sebuah mobil bak terbuka berwarna hitam yang digunakan untuk mengangkut batu hebel ke arah Pancoran. Sejumlah petugas PPSU turut membantu proses pengangkutan material tersebut.

Tumpahan batu hebel di badan jalan menyebabkan penyempitan lajur sehingga arus kendaraan melambat.

Kepadatan lalu lintas terjadi dari arah Kuningan menuju kawasan Pancoran. Antrean kendaraan terdiri dari sepeda motor, mobil pribadi, bus Transjakarta, hingga bus antarkota yang mengangkut penumpang mudik menuju berbagai daerah.

Kepadatan kendaraan terlihat mulai dari simpang Kuningan. Bahkan dari jalan layang di kawasan tersebut, antrean kendaraan tampak memanjang. Suara klakson kendaraan terdengar bersahutan di tengah upaya petugas mengatur arus lalu lintas.

“Jalan, jalan!” seru petugas Sudinhub Jakarta Selatan sambil mengangkat batu.

Diduga tumpah dari truk

Tumpukan batu hebel yang berserakan di jalan membuat kendaraan dari arah Kuningan harus bergeser ke sisi kanan jalan.

Kendaraan tersebut kemudian bergabung dengan arus lalu lintas yang turun dari jembatan layang, sehingga memperparah kepadatan di lokasi.

Baca juga: Tumpukan Sampah Setinggi 1 Meter di Taman Sari Jakbar Picu Macet dan Kecelakaan

Seorang warga bernama Ardi mengatakan tumpahan batu hebel tersebut diduga berasal dari sebuah truk pengangkut yang mengalami kecelakaan sekitar pukul 06.30 WIB.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

“Saya enggak lihat langsung sih. Tadi saya di sini sekitar jam 06.30 WIB udah begini. Ada truk yang keguling,” kata Ardi saat ditemui Kompas.com di lokasi, Senin.

Kompas.com telah mengonfirmasi kejadian tersebut kepada Kepala Subdirektorat Penegakan Hukum (Gakkum) Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, untuk mengetahui penyebab pasti insiden tersebut. Namun hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan resmi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemkab Sidoarjo, Baznas Sidoarjo dan Jatim serta Yayasan Siantar Top Peduli Santuni Seribu Anak  Yatim
• 4 jam lalurealita.co
thumb
Menimbang Daya Tahan APBN terhadap Efek Perang
• 7 jam lalukatadata.co.id
thumb
Menlu Iran soal Mojtaba Khamenei Luka Parah dan Wajahnya Cacat: Semua Terkendali
• 8 jam laluviva.co.id
thumb
Polisi dalami kasus tewasnya siswa SMAN 5 Bandung di Cihampelas
• 18 jam laluantaranews.com
thumb
Menteri Lingkungan Hidup Nilai Pengelolaan Sampah di Terminal Purabaya Perlu Ditingkatkan
• 18 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.