Gerak Saham ARCI, EMAS, dan PSAB Pasca Masuk Indeks Global Junior Gold Miners

idxchannel.com
4 jam lalu
Cover Berita

Tiga emiten emas Indonesia resmi masuk dalam MVIS Global Junior Gold Miners Index (GDXJ).

Gerak Saham ARCI, EMAS, dan PSAB Pasca Masuk Indeks Global Junior Gold Miners. (Foto: Freepik)

IDXChannel – Tiga emiten emas Indonesia, PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), dan PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB), resmi masuk dalam MVIS Global Junior Gold Miners Index (GDXJ).

Keputusan ini diumumkan oleh Market Vectors Index Solutions (MVIS), penyedia indeks yang menjadi acuan bagi produk investasi milik VanEck, sebagaimana dikutip dari Stockbit, Senin (16/3/2026), dengan perubahan komposisi efektif mulai 20 Maret 2026.

Baca Juga:
IHSG Dibuka Melemah ke 7.097, Seluruh Sektor di Zona Merah

Respons pasar terhadap kabar inklusi indeks ini cukup beragam.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pukul 09.32 WIB, EMAS melesat 9,09 persen ke Rp8.400 per unit, ARCI naik 1,56 persen ke Rp1.625 per unit, sementara PSAB justru turun 1,22 persen ke Rp484 per unit.

Baca Juga:
Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini Turun ke Rp2.992.000 per Gram

Masuknya ketiga saham ke dalam GDXJ diperkirakan dapat meningkatkan visibilitas mereka di mata investor global, mengingat indeks ini menjadi acuan bagi berbagai produk investasi yang menyorot perusahaan tambang emas berkapitalisasi menengah dan kecil.

Selain evaluasi GDXJ, MVIS juga meninjau MVIS Global Gold Miners Index (GDX).

Baca Juga:
Bursa Asia Melemah di Awal Pekan, Perang Iran Dorong Harga Minyak Bergejolak

Pengumuman evaluasi konstituen berikutnya untuk indeks tersebut dijadwalkan pada 12 Juni 2026 dengan tanggal efektif 19 Juni 2026, sedangkan untuk GDXJ akan dirilis pada 11 September 2026 dengan perubahan efektif mulai 18 September 2026.

Secara umum, pasar saham global, termasuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), tengah mengalami tekanan akibat memanasnya konflik di Iran.

IHSG bahkan melemah tajam sekitar 15 persen dalam sebulan terakhir dan diperdagangkan di bawah level 7.000, tepatnya 6.951 pagi ini.

Tekanan ini juga diperkuat oleh sorotan lembaga pemeringkat terkait outlook Indonesia serta penantian investor atas pengumuman MSCI mengenai isu investabilitas pasar saham domestik. (Aldo Fernando)

Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Garmin Spy Pole & Sonar 360 Derajat: Revolusi Deteksi Ikan 2026
• 14 jam lalumediaindonesia.com
thumb
500 Nama Anak Perempuan Inggris Cantik Huruf A Sampai Z!
• 3 jam lalutheasianparent.com
thumb
Iran Tak Kenal Menyerah! Siapkan Rudal Gelombang ke-51, Sasar Pasukan AS di Arab Saudi
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
143 Juta Orang Diprediksi Mudik Lebaran
• 6 jam laludetik.com
thumb
Para Stafsus Wapres Kecam Penyiraman Air Keras Andrie Yunus KontraS
• 20 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.